Sebanyak 17 Delegasi Nestle Asia Pasifik Pelajari Sampah Banyuwangi
- 19 Agt 2026 19:05 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Sebanyak 17 delegasi Nestle Asia Pasifik datang ke Banyuwangi untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah sirkular melalui program Banyuwangi Hijau. Kunjungan berlangsung pada 18 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari upaya penguatan extended producer responsibility (EPR).
Delegasi berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Mereka mempelajari pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga proses pemilahan, pengolahan, dan penanganan residu.
Sustainability Delivery Manager Nestle Zone Asia Oceania and Africa, Katarzyna Grzybowska, mengatakan Banyuwangi dipilih karena melibatkan pemerintah, masyarakat, dan sektor bisnis dalam pengelolaan sampah. Sistem tersebut dinilai dapat menjadi rujukan untuk pengembangan pengelolaan sampah di wilayah lain.
“Kami ingin belajar bagaimana Banyuwangi membangun sistem pengelolaan sampah, khususnya program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular,” kata Katarzyna di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, 18 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi mengunjungi TPS 3R di Desa Balak, Kecamatan Songgon. Mereka melihat langsung rantai pengelolaan sampah mulai dari pengumpulan dari rumah tangga, pengangkutan, pemilahan, pengolahan di TPS/TPS 3R, hingga pengelolaan residu di TPA.
Katarzyna mengatakan Nestle berupaya memperkuat tanggung jawab terhadap sampah kemasan produk yang mereka pasarkan. Menurutnya, praktik pengelolaan sampah di Banyuwangi akan dipelajari sebagai salah satu rujukan untuk diterapkan di wilayah lain.
“Kami terus mencari best practices pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, yang nantinya bisa dijadikan blueprint untuk dikembangkan di wilayah lain di Asia Tenggara yang menjadi pasar kami,” ujarnya.
Pengelolaan sampah sirkular di Banyuwangi dimulai pada 2017 melalui Project Stop dengan pembangunan TPS 3R Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Program tersebut kemudian berkembang melalui Banyuwangi Hijau dengan pembangunan TPS 3R Balak di Kecamatan Songgon.
Program Banyuwangi Hijau selanjutnya memasuki fase kedua melalui pembangunan TPS 3R Karetan, Kecamatan Purwoharjo, dengan dukungan Pemerintah Austria. Fase ketiga dilanjutkan melalui dukungan Clean Rivers UEA untuk pembangunan TPS 3R Kertosari, sementara TPS 3R Wongsorejo akan dibangun dengan pendanaan Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....