Banjir sejak 2014, Warga Muktisari Mengadu ke Satgas ITR
- 27 Feb 2026 21:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Warga Perumahan Muktisari Tahap III, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Sumbersari, mengadukan persoalan banjir yang mereka alami selama bertahun-tahun. Pengaduan tersebut disampaikan ke Satuan Tugas Infrastruktur dan Tata Ruang (Satgas ITR) Kabupaten Jember.
Didampingi warga Lingkungan Keranjingan, perwakilan penghuni melaporkan pihak pengembang, karena dinilai tidak memberikan solusi atas persoalan banjir yang disebut sudah terjadi sejak 2014.
Tedy, salah satu perwakilan warga, mengatakan banjir terparah sempat terjadi pada 2015. Peristiwa serupa kembali terulang pada Desember 2024 lalu.
“Kami sudah mencoba berkomunikasi dengan pengembang, tetapi tidak ada titik temu. Warga butuh kepastian dan solusi teknis agar tidak terus khawatir saat hujan deras turun,” ujar Tedy di Aula Prajamukti Pemkab Jember, Rabu (25/2/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas ITR Jember mengaku telah melakukan peninjauan lapangan.
Dari hasil pantauan awal, ditemukan dugaan pelanggaran sempadan sungai yang diduga menjadi salah satu penyebab terganggunya sistem drainase di kawasan perumahan itu.
Anggota Satgas ITR Jember, Widodo Julianto, menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran tata ruang.
Sejumlah langkah pun disiapkan. Seperti monitoring lanjutan terhadap struktur bangunan yang diduga melanggar aturan, serta koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk meninjau aspek legalitas lahan dan sertifikasi perumahan.
Selain itu, Satgas ITR juga berencana mempertemukan warga, pengembang, dan instansi terkait guna mencari solusi permanen atas persoalan tersebut.
Widodo memastikan penanganan akan dilakukan secara serius, mengingat persoalan ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga.
Ia menyebut, pendekatan serupa sebelumnya pernah diterapkan dalam penyelesaian konflik tata ruang di wilayah Tegal Besar.
Hingga kini, warga berharap ada langkah konkret yang dapat mengakhiri persoalan banjir yang telah mereka alami selama satu dekade terakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....