Komisi IV Apresiasi Yayasan Terima 47 Pekerja SPPG

  • 21 Apr 2026 18:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengapresiasi Yayasan Subur Makmur Indonesia yang bersedia merekrut 47 orang sebagai pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau di dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Awalnya, sebanyak 47 orang itu telah mengikuti tes untuk direkrut sebagai pekerja di salah satu SPPG di Dusun Rawan, Desa/Kecamatan Besuki, namun karena dinilai tidak prosedural, puluhan orang tersebut dianulir atau dibatalkan.

"Awalnya dibatalkan karena tes rekrutmen yang dilakukan itu dinilai tidak prosedural sehingga dianulir. Namun setelah kami pertemukan antara pihak yayasan dan warga, ternyata yayasan bersedia merekrut mereka untuk bekerja di SPPG," ujar Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Muhammad Faisol, Selasa (21/4/2026).

Faisop menjelaskan, ada sebanyak 47 orang calon pekerja SPPG mengadu kepada Komisi IV DPRD setempat. Mereka yang telah menjalani serangkaian tes dan memenuhi persyaratan sebagai pekerja di SPPG itu dianulir dengan alasan tidak prosedural.

"Karena dinilai tidak prosedural, akhirnya Yayasan Subur Makmur Indonesia ini kembali membuka rekrutmen baru dengan menganulir yang 47 orang itu. Rekrutmen baru diikuti oleh sekitar 150 orang dengan jumlah kebutuhan pekerja sebanyak 94 orang," ungkapnya.

Namun setelah dipertemukan oleh Komisi IV antara pihak yayasan dan 47 orang yang telah menjalani tes rekrutmen dan dinyatakan lolos itu, permasalahan dapat diselesaikan melalui kesepakatan dengan pihak yayasan, bahwa yayasan akan merekrut 47 orang itu sebagai pekerja di SPPG Dusun Rawan Desa/Kecamatan Besuki.

"Jadi Selasa kemarin kami undang semua pihak terkait mulai dari pengelola SPPG, calon pekerja dan lainnya untuk rapat dengar pendapat mencari solusi terbaik," tegas Faisol.

Sementara itu, Syaifuddin yang hadir mewakili pihak yayasan menyatakan bahwa ia akan mempekerjakan 47 orang yang telah mengikuti tes sebagai pekerja SPPG dan dinyatakan lolos itu, dengan alasan kemanusiaan.

"Akan kami rekrut puluhan pekerja yang telah menjalani tes dan dinyatakan lolos itu namun kami masih akan berembuk dengan pihak yayasan," bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....