Bulog Jember Perkuat Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan
- 27 Jan 2026 14:42 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Perum Bulog Kantor Cabang Jember memperkuat langkah stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengendalian distribusi beras medium, penyaluran minyak goreng rakyat bersubsidi, hingga kolaborasi lintas sektor.
Kepala Bulog Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, mengatakan Bulog saat ini menguasai stok pangan dalam jumlah besar, yang siap digelontorkan untuk menjaga harga tetap terkendali.
Total stok beras Bulog Jember mencapai sekitar 81 ribu ton, yang merupakan hasil serapan petani lokal.
“Stok ini tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi kami pastikan cukup hingga akhir 2027. Ini jugq bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional,” kata Ade, Selasa (27/1/2026).
Dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Bulog juga aktif memantau pergerakan harga di pasar tradisional bersama Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan.
Pemantauan dilakukan melalui berbagai sistem pencatatan harga untuk memastikan tidak terjadi lonjakan signifikan. Bulog Jember juga mulai menyalurkan minyak goreng rakyat.
“Hingga saat ini, sekitar 105 ribu liter minyak goreng bersubsidi telah didistribusikan dengan harga eceran Rp15.700 per liter ke toko-toko dan pasar tradisional,” kata dia.
Ade menambahkan, penyaluran ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat. “Target distribusi kami mencapai sekitar 400 ribu liter per bulan selama periode Januari–Februari,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan, Bulog memanfaatkan tujuh saluran distribusi, termasuk kios pangan, KDMP, toko binaan Bulog, serta operasi pasar yang digelar bersama Pemkab Jember.
Bulog juga bersinergi dengan TNI, Polri, dan Dinas Ketahanan Pangan dalam kegiatan gerakan pangan murah.
Ade mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu gejolak harga di pasaran.
“Ketersediaan pangan aman dan bisa diakses di berbagai jaringan resmi Bulog. Kami harap masyarakat tidak panic buying agar distribusi tetap merata dan harga tetap stabil,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....