Bulog Jember Lampaui Target Serapan Gabah Semester I 2026

  • 09 Jul 2026 01:08 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Perum Bulog Cabang Jember melampaui target serapan gabah pada Semester I 2026. Hingga akhir Juni, Bulog berhasil menyerap sekitar 182.200 ton gabah kering panen atau setara 91.100 ton beras.

Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan oleh Bulog Pusat. Kepala Perum Bulog Cabang Jember, Ade Saputra, mengatakan target serapan untuk wilayah Jember tahun ini sebesar 162 ribu ton setara gabah atau 84 ribu ton setara beras.

“Alhamdulillah, artinya, target yang diberikan Bulog Pusat telah tercapai 100 persen. Target tersebut bahkan telah tercapai sejak akhir April lalu,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, kawasan selatan Jember menjadi penyumbang terbesar dalam penyerapan gabah. Keberhasilan itu didukung kerja sama Tim Jemput Pangan yang melibatkan Bulog, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta Babinsa.

Meski demikian, proses penyerapan sempat menghadapi kendala akibat curah hujan yang masih tinggi pada Januari hingga Maret. Kondisi tersebut membuat proses pengeringan gabah petani menjadi kurang optimal.

Ade menjelaskan, selama musim panen Bulog tetap membeli gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni sekitar Rp6.500 per kilogram.

“Bahkan saat harga gabah turun, Bulog langsung melakukan pembelian dan menjemput gabah dari petani untuk menjaga stabilitas harga,” katanya.

Sementara itu, stok beras yang saat ini dikuasai Bulog Cabang Jember mencapai sekitar 142 ribu ton. Seluruhnya merupakan hasil serapan dari petani lokal dan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan dalam jangka panjang.

Bulog memastikan penyerapan gabah tetap dilakukan pada musim panen berikutnya selama harga sesuai HPP. Pada Semester II, fokus Bulog akan diarahkan pada upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Saat ini harga gabah di tingkat petani, berdasarkan informasi sejak Juni hingga hari ini, bahkan mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp6.700 hingga Rp7.000 per kilogram,” katanya.

Ade juga mengajak petani tetap semangat meningkatkan produksi. Menurutnya, Bulog akan terus hadir sebagai mitra petani melalui penyerapan hasil panen guna mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....