Banyuwangi Produksi 255 Ribu Ton Beras Semester Pertama

  • 08 Jul 2026 15:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi memproduksi 255.257 ton beras sepanjang semester pertama 2026. Capaian tersebut berasal dari produksi padi sebesar 377.952 ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 57.015 hektare dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare.

Produksi tersebut memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Timur. Selain mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerahnya sendiri, Banyuwangi juga secara konsisten mencatat surplus beras setiap tahun.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Suratno mengatakan, produktivitas padi yang stabil menjadi salah satu faktor utama terjaganya surplus beras di Banyuwangi. Kondisi tersebut didukung luas lahan pertanian yang tetap produktif serta keberlanjutan musim tanam di berbagai wilayah.

"Produksi tersebut setara 255.257 ton beras dengan produktivitas rata-rata 6,63 ton per hektare. Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus beras setiap tahunnya," ujar Suratno, Rabu 8 Juli 2026.

Surplus produksi tersebut turut didukung ketersediaan cadangan beras pemerintah. Hingga awal Juli 2026, stok beras di gudang Bulog Banyuwangi mencapai sekitar 129 ribu ton sehingga dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari mengatakan, cadangan beras tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi. Sebagian stok juga didistribusikan ke sejumlah daerah sebagai bagian dari pemerataan pasokan beras nasional.

"Stok sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyuwangi juga menyuplai kebutuhan beras ke Papua, NTT, dan Bali sebagai bagian dari pemerataan stok nasional," kata Dwiana.

Di sisi lain, pasokan beras di tingkat pasar juga terpantau aman. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan Bulog ke seluruh pasar yang ada di Banyuwangi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding beras komersial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....