CIMSA UNEJ Dorong Kesadaran Kesehatan Mental Ibu Hamil lewat Program “Mama On Air”

  • 27 Mei 2026 19:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember — Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental selama masa kehamilan kini semakin meningkat di tengah masyarakat. Tidak hanya kesehatan fisik dan nutrisi, kondisi emosional ibu hamil juga dinilai berpengaruh besar terhadap kesehatan ibu maupun janin.

Melihat pentingnya isu tersebut, CIMSA Universitas Jember melalui Standing Committee on Sexual and Reproductive Health and Rights including HIV and AIDS (SCORA) menggelar program bertajuk “Mama On Air: Healthy Mind for Healthy Pregnancy”.

Program tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati World Maternal Mental Health Day atau Hari Kesehatan Mental Ibu Sedunia. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus dukungan emosional kepada ibu hamil agar isu kesehatan mental tidak lagi dianggap tabu.

Perwakilan SCORA CIMSA UNEJ, Aisyah Fikri Fauziah atau Asya, menjelaskan bahwa “MAMA” merupakan akronim dari Maternal Acquaintance for Mom Awareness. Program ini difokuskan untuk memberikan ruang edukasi dan pendampingan psikologis bagi ibu hamil.

“Kesehatan mental yang baik akan membantu ibu menjalani kehamilan dengan lebih nyaman, lebih siap menghadapi persalinan, dan berdampak positif terhadap kesehatan bayinya juga,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam program Jaga Malam di Studio Pro 2 RRI Jember.

Dalam dialog tersebut, Asya menyoroti masih adanya stigma di masyarakat yang menganggap perubahan emosional ibu hamil sebagai sesuatu yang berlebihan. Padahal, perubahan suasana hati, rasa cemas, sensitif, hingga mudah sedih merupakan kondisi yang normal akibat perubahan hormon dan adaptasi selama kehamilan.

Menurutnya, kondisi mental yang tidak terjaga dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin, mulai dari gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, stres berlebih, hingga meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Karena itu, edukasi dan empati dari lingkungan sekitar dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi stigma tersebut.

Asya juga mengimbau ibu hamil agar tidak ragu mencari bantuan profesional seperti psikolog, dokter, atau bidan apabila kondisi emosional mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebagai bentuk aksi nyata, tim CIMSA UNEJ telah menggelar rangkaian kegiatan interaktif di kawasan Wonorejo pada 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, senam ibu hamil, edukasi bersama tenaga kesehatan dan psikolog, hingga workshop kreatif sebagai media stress relief.

Selain itu, CIMSA UNEJ juga membentuk grup komunikasi berbasis WhatsApp sebagai sarana pendampingan lanjutan dan berbagi pengalaman antaribu hamil.

Di akhir kegiatan, Asya menegaskan pentingnya peran pasangan dan keluarga sebagai support system utama bagi ibu hamil. Dukungan sederhana seperti mendengarkan cerita, membantu aktivitas rumah, hingga mendampingi pemeriksaan kehamilan dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi ibu.

“Ibu yang sehat, baik fisik maupun mental, adalah langkah awal untuk menciptakan generasi yang sehat juga,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....