Indonesia Sehat: Spesialis Paru Ingatkan Deteksi Dini TBC
- 26 Mar 2026 16:53 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Spesialis paru dr. Devi Ambarwati Sp.P mengingatkan pentingnya deteksi dini dan penghapusan stigma dalam penanganan Tuberkulosis (TBC), bertepatan dengan peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia. Edukasi tersebut disampaikan dalam program “Indonesia Sehat” di Pro 1 RRI Jember. Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut dr. Devi, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan global tersebut. Ia menegaskan, TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyebar ke organ lain.
“Sekitar 80 hingga 85 persen TBC memang menyerang paru, tetapi bakteri bisa menyebar ke otak, ginjal, tulang belakang, hingga payudara,” kata dr. Devi.
Ia menjelaskan, gejala TBC yang perlu diwaspadai antara lain penurunan berat badan drastis tanpa sebab, batuk lebih dari dua minggu, demam, serta keringat di malam hari.
Penularan TBC, lanjutnya, terjadi melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Karena itu, ventilasi ruangan yang baik sangat penting untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
“Ruangan tertutup dengan ventilasi buruk mempercepat penularan, sedangkan sinar matahari dapat membantu membunuh kuman TBC,” ujarnya.
Selain itu, dr. Devi menekankan pentingnya disiplin dalam menjalani pengobatan. Pasien TBC harus mengonsumsi obat secara rutin minimal selama enam bulan agar bakteri benar-benar hilang.
“Jika pengobatan dihentikan sebelum waktunya, bakteri bisa menjadi resisten dan jauh lebih sulit diobati,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti masih adanya stigma negatif terhadap penderita TBC di masyarakat. Stigma tersebut kerap membuat pasien enggan berobat sehingga berpotensi memperluas penularan.
“Dukungan moral sangat dibutuhkan agar pasien semangat menjalani pengobatan hingga sembuh,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, dr. Devi mendorong dilakukan skrining kesehatan di tempat-tempat umum seperti pondok pesantren, asrama, maupun barak. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui rontgen atau tes dahak, terutama bagi mereka yang memiliki kontak erat dengan penderita.
Ia menegaskan, TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan jika ditangani dengan tepat sejak dini.
“TBC bisa disembuhkan. Jangan tunggu sampai paru-paru rusak parah, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala,” kata dr.Devi, Mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....