Amankah Minum Kopi Setiap Hari? Ini Penjelasan Dokter dan Batas Aman Konsumsinya
- 04 Sep 2026 15:33 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Kebiasaan mengonsumsi secangkir kopi di pagi hari atau di tengah kesibukan kerja telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih merasa ragu mengenai keamanan mengonsumsi kopi setiap hari bagi kesehatan.
Pertanyaan tersebut dikupas tuntas dalam program Indonesia Sehat Pro 1 RRI Jember yang dipandu oleh presenter Apriliya Purbosari pada Jumat, 3 Juli 2026. Acara yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jember ini menghadirkan narasumber dr. Indra Hartawan, Sp.PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam.
Dalam dialog tersebut, dr. Indra menjelaskan bahwa mengonsumsi kopi setiap hari pada dasarnya aman dan memberikan manfaat bagi tubuh, asalkan dikonsumsi dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Kopi murni mengandung antioksidan tinggi yang berperan melawan radikal bebas. Selain meningkatkan konsentrasi dan mencegah kantuk, konsumsi kopi secara tepat juga dapat membantu menunda risiko kepikunan (demensia).
"Kopi murni sebenarnya sangat bagus karena dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Dalam beberapa ulasan medis, kopi juga dapat menunda kepikunan serta menjadi sumber antioksidan yang baik. Namun, saran saya batas aman konsumsi maksimal dua cangkir saja dalam sehari," ujar dr. Indra Hartawan, Sp.PD.
Potensi Bahaya Kopi Saset dan Krimer
Poin penting yang turut disoroti oleh dr. Indra adalah pemilihan jenis kopi. Beliau mengimbau masyarakat agar membatasi konsumsi kopi saset instan yang mengandung krimer atau tepung buatan secara berlebihan.
Mengonsumsi kopi berkrimer setiap hari berpotensi meningkatkan kadar trigliserida (salah satu jenis lemak dalam darah). Kondisi ini kerap menimbulkan gejala berupa rasa nyeri atau pegal pada telapak kaki. Alternatif yang lebih sehat adalah mengonsumsi kopi hitam murni tanpa gula atau menambahkannya dengan susu cair segar.
Kondisi Medis yang Memerlukan Pembatasan
Meski bermanfaat, dr. Indra memberikan catatan khusus bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu:
- Penderita Lambung (GERD): Kepekatan kafein dapat memicu rasa perih dan kembung pada lambung.
- Penderita Hipertensi dan Gangguan Jantung: Kafein dapat memicu peningkatan denyut jantung (takikardia) serta menyebabkan dada berdebar.
- Penderita Hipertiroid: Tanpa mengonsumsi kopi pun penderita hipertiroid memiliki denyut jantung yang cepat, sehingga sangat disarankan untuk menghindari kopi guna mencegah rasa berdebar yang semakin parah maupun gemetar (tremor).
Waktu Konsumsi yang Tepat
Bagi orang dewasa yang sehat, waktu paling ideal untuk menikmati kopi adalah antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Sebaliknya, hindari mengonsumsi kopi di atas pukul 18.00 karena efek kafein dapat bertahan hingga 6 jam dan berpotensi mengganggu kualitas tidur malam.
Di akhir siaran, dr. Indra mengingatkan bahwa tingkat sensitivitas tubuh terhadap kafein berbeda-beda pada setiap individu. Masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan terlebih dahulu guna melapisi dinding lambung sebelum minum kopi, serta senantiasa memperhatikan respons tubuh agar kebiasaan mengonsumsi kopi tetap memberikan manfaat kesehatan secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....