Polisi Bongkar Laporan Begal Palsu di Taman Krocok
- 06 Mar 2026 11:51 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Polisi mengungkap laporan dugaan begal yang sempat dilaporkan di wilayah Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, ternyata tidak benar.
Seorang pria berinisial NB (42), warga Desa Sumber Kokap, mengaku menjadi korban begal pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, namun setelah penyelidikan polisi memastikan kejadian tersebut merupakan laporan palsu.
Kasatreskrim Polres Bondowoso Iptu Wawan Triono mengatakan, awalnya pihak kepolisian menerima laporan dari seseorang bernama Niha yang mengaku dibegal saat hendak menyetor uang hasil penjualan beras.
Setelah menerima laporan tersebut, polisi melakukan pendalaman dengan mendatangi lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa keterangan pelapor.
“Setelah kami lakukan pendalaman di lokasi kejadian dan memeriksa keterangan yang bersangkutan, ternyata tidak ada kejadian pembegalan. Hal itu hoaks,” ujar Iptu Wawan Triono.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa NB sebenarnya menjualkan beras milik seseorang berinisial I kepada beberapa konsumen. Namun, sebagian pembeli belum melakukan pembayaran sehingga uang yang seharusnya disetorkan tidak sesuai.
Saat pemilik beras menagih setoran, NB kemudian mengarang cerita seolah-olah dirinya menjadi korban begal dengan kerugian sebesar Rp2.500.000.
“Seharusnya dia menyetor Rp4.500.000, tetapi dia mengatakan uangnya hilang Rp2.500.000 karena dibegal. Itu yang kemudian kami dalami,” katanya.
Untuk memperkuat ceritanya, NB bahkan menyobek sendiri pakaian yang dikenakannya agar terlihat seperti korban tindak kejahatan.
“Bajunya dia sobek sendiri, begitu juga bagian celana. Seolah-olah dia ditarik oleh pelaku begal,” ungkap Wawan.
Dalam laporannya, NB mengaku diadang oleh seorang pelaku di tengah jalan saat hendak menyetor uang. Pelaku disebut menarik bajunya hingga robek dan mengambil uang yang disimpan di saku celana.
Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh tim Resmob Polres Bondowoso, tidak ditemukan bukti ataupun saksi yang menguatkan adanya kejadian pembegalan tersebut.
“Sepedanya juga masih ada. Dia hanya melaporkan uangnya yang diambil. Setelah didalami, yang bersangkutan mengakui bahwa cerita pembegalan itu dibuat sendiri,” tuturnya.
Saat ini NB masih dimintai keterangan oleh penyidik untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi juga mempertimbangkan kemungkinan penerapan pasal terkait laporan palsu.
“Kalau sesuai undang-undang ada pasal laporan palsu. Namun kami masih melakukan pendalaman dan juga melihat kondisi psikologis yang bersangkutan,” ujarnya.
| Baca juga: Lansia di Wongsorejo Ditipu Uang Mainan |
Meski demikian, polisi memastikan situasi keamanan di wilayah Bondowoso dalam kondisi aman dan kondusif.
“Alhamdulillah sampai saat ini situasi Bondowoso aman dan tertib. Masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....