PWRI Tempursari Ajak Lansia Tetap Aktif dan Produktif
- 11 Jun 2026 13:17 WIB
- Jember
RRI.CO.ID.Lumajang- Semangat untuk tetap sehat, aktif, dan produktif di usia lanjut mengemuka dalam pelantikan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Tempursari masa bakti 2025–2030 yang dirangkai dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), Rabu (10/6/2026), di Aula Kecamatan Tempursari.
Plt. Camat Tempursari, Rondy Henrianto, S.Kep.,Ns., yang juga bertindak sebagai Pembina PWRI Kecamatan Tempursari,mengajak para lansia untuk mensyukuri anugerah usia panjang dengan tetap menjalani kehidupan yang aktif dan bermanfaat.
Menurutnya, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari sekitar 60 tahun pada 1980 menjadi 70 tahun saat ini merupakan nikmat yang patut disyukuri. Kondisi tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi para lansia untuk tetap berkarya dan menjalani aktivitas produktif.
“Bertambahnya usia bukan berarti berhenti beraktivitas.Justru waktu yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk tetap produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Rondy juga mengaku tengah berupaya menyesuaikan diri dengan tugasnya sebagai pembina PWRI.Sebagai pimpinan di tingkat kecamatan sekaligus perpanjangan tangan pemerintah daerah, dirinya berkomitmen untuk terus belajar dan mendukung pengembangan organisasi para purnawirawan tersebut.
Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik ringan secara rutin.
“Tidak perlu olahraga berat.Bergerak selama 20 hingga 30 menit setiap hari sudah sangat baik untuk kesehatan, Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin,” katanya.
Pada kesempatan yang sama,Ketua PWRI Kabupaten Lumajang, Endang Istijowati, menyampaikan apresiasinya terhadap pesan yang disampaikan Pembina PWRI Tempursari.
Menurutnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan mental para lansia.
“Gerakan fisik ringan yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga risiko depresi maupun demensia dapat ditekan,” jelasnya.
Selain menyoroti pentingnya kesehatan lansia, Endang juga menekankan peran monitoring dan evaluasi dalam menjaga kualitas organisasi.Ia menilai monev menjadi instrumen penting untuk memastikan program dan kegiatan organisasi berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
“Monev bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan organisasi memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Tanpa evaluasi, sebuah organisasi berisiko mengulangi kesalahan yang sama dari periode ke periode,” tegasnya.
Melalui pelantikan dan kegiatan evaluasi tersebut, PWRI Kecamatan Tempursari diharapkan semakin solid dalam menjalankan program kerja, sekaligus menjadi wadah yang mampu mendorong para lansia tetap sehat, aktif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....