PWRI Lumajang Dorong Pensiunan Tetap Aktif dan Inovatif

  • 25 Mei 2026 11:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Memasuki masa purna bhakti bukan berarti berhenti berkarya.Para pensiunan justru diharapkan tetap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki selama menjadi aparatur negara.

Pesan tersebut disampaikan Ketua PWRI Lumajang, ENDANG ISTIJOWATI, saat menghadiri kegiatan senam sehat bersama PWRI Korwil Klakah, Minggu (24/5/2026), di halaman SD Negeri 1 Randuagung.

Di hadapan pengurus PWRI kabupaten, pengurus dan anggota PWRI wilayah kerja Klakah,serta peserta dari Koramil Randuagung, Endang menegaskan bahwa organisasi PWRI harus menjadi wadah yang mampu menjaga semangat pengabdian para pensiunan.

Menurut mantan Camat Pasirian itu, banyak pensiunan yang merasa tidak lagi berguna setelah memasuki masa pensiun.Padahal, pengalaman yang dimiliki para mantan ASN masih sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di daerah.

“Pensiun bukan akhir dari pengabdian.Ini justru fase baru untuk tetap berinovasi dan berkarya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Endang menambahkan, PWRI yang memiliki jaringan organisasi hingga tingkat pusat dapat dimanfaatkan sebagai sarana menjalin komunikasi sekaligus menyalurkan aspirasi anggota maupun masyarakat umum.

Ia juga mendorong anggota PWRI agar tidak berhenti beraktivitas dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,Bentuk pengabdian dapat dilakukan sesuai pengalaman masing-masing, seperti menjadi pembina organisasi kepemudaan, pengajar, hingga relawan sosial.

“Aktif berkegiatan sangat penting untuk menjaga kesehatan mental para lansia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu,Endang menyinggung perubahan karakter pensiunan saat ini yang dinilai lebih aktif dan melek teknologi dibanding generasi sebelumnya.Banyak pensiunan yang masih memiliki energi dan semangat untuk menjalankan kegiatan produktif.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi PWRI untuk terus berkembang dan tetap relevan di tengah masyarakat, Apalagi selama ini PWRI juga kerap menjadi mitra pemerintah dalam menyuarakan berbagai program sosial,kesehatan lansia, hingga kegiatan pengabdian masyarakat.

Di akhir sambutannya, Endang berharap PWRI mampu menjaga eksistensi organisasi dalam jangka panjang dengan terus menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman.

“Kalau tidak mampu beradaptasi, bukan tidak mungkin satu atau dua generasi mendatang PWRI dianggap organisasi zaman dulu dan akhirnya ditinggalkan,” pungkasnya.(PWRI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....