May Day 2026: Buruh Menagih, Presiden Menjawab
- 03 Mei 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- May Day 2026 menjadi panggung tuntutan buruh sekaligus momentum Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah kebijakan ketenagakerjaan baru.
- Dari penghapusan outsourcing, perlindungan ojol, hingga Satgas PHK, pemerintah menjawab langsung aspirasi buruh di Monas.
- Buruh menagih realisasi janji, sementara pemerintah menegaskan komitmen memperkuat perlindungan pekerja dan kesejahteraan rakyat.
Persoalan kesejahteraan keluarga pekerja juga mengemuka dalam aksi May Day 2026. Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah, menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan daycare bagi keluarga buruh.
"Bagi pekerja-pekerja muda, yang baru menikah setelah dia berkeluarga dan punya anak mereka dihadapkan kepada pilihan yang pahit. Pilihan pertama anaknya harus dititipkan neneknya di kampung atau di antara mereka harus ada yang keluar (dari pekerjaan) untuk menjaga anak," kata Ilhamsyah.
Ia menilai negara harus hadir menyediakan fasilitas penitipan anak di kawasan industri maupun permukiman pekerja. Menurutnya, pengasuhan anak menjadi bagian penting dalam membangun kualitas generasi mendatang.

"Negara harus hadir untuk menciptakan manusia-manusia yang lebih baik ke depan dari balita. Sehingga anak-anak butuh mendapat jaminan kesehatan dan pengasuhan yang baik," katanya.
Presiden Prabowo merespons positif usulan tersebut dan menyebut daycare sebagai kebutuhan nyata pekerja modern. Pemerintah berjanji memperjuangkan pembangunan fasilitas penitipan anak dalam waktu dekat.
"Tadi disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare. ini saran yang baik. Akan kita perjuangkan ini. Akan kita laksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya," kata Presiden Prabowo.
Selain daycare, isu hunian pekerja juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Presiden menyebut pemerintah telah membangun 350 ribu unit rumah bagi buruh dan menargetkan pembangunan satu juta rumah berikutnya.
"Dan rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara. Akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan industri, dekat tempat kerja," ujar Presiden.
Presiden bahkan mengungkap rencana pembangunan kota baru berbasis hunian pekerja. Kawasan tersebut nantinya dilengkapi sekolah, rumah sakit, daycare, fasilitas olahraga, dan transportasi publik.
|
Selanjutnya,
Keselamatan Kerja dan Perlindungan Awak Kapal
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....