Kasus DBD di Sanggau Dipengaruhi Faktor Cuaca dan Lingkungan

  • 04 Jun 2026 14:05 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menyampaikan puncak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau terjadi pada periode Januari hingga Maret 2026. Tingginya curah hujan yang terjadi pada awal tahun menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan kasus DBD di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Marlina mengatakan tingginya intensitas curah hujan pada awal tahun menyebabkan banyak genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan kasus yang mencapai puncaknya pada Januari hingga Maret 2026.

“Puncak kasus DBD di Kabupaten Sanggau terjadi pada bulan Januari sampai Maret 2026. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi pada awal tahun sehingga menciptakan banyak tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti,” kata Marlina, dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan meskipun saat ini jumlah kasus DBD mulai menurun, potensi penularan masih tetap ada sehingga masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan upaya pencegahan. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menekan penyebaran penyakit tersebut.

Selain itu, kata Marlina, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau terus melakukan pemantauan perkembangan kasus serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemberantasan sarang nyamuk. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus kembali pada musim hujan berikutnya.

“Meski puncak kasus telah berlalu, masyarakat tetap perlu waspada karena kasus DBD masih ditemukan hingga saat ini. Upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar penyebaran penyakit dapat dikendalikan,” ujarnya.

Marlina berharap masyarakat dapat terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing. Dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, kasus DBD di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat terus ditekan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....