Pesparani Menguatkan Harmoni dan Persaudaraan

  • 05 Agt 2026 14:08 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni liturgi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, memperdalam nilai-nilai keimanan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Melalui penyelenggaraan yang berkesinambungan, Pesparani diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sanggau.

Wakil Ketua I Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, Hero Wasis, mengatakan bahwa pelaksanaan Pesparani di Kabupaten Sanggau akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan dengan mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana sesuai standar yang telah ditetapkan oleh LP3KN. Menurutnya, sistem pelaksanaan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang merata bagi setiap kecamatan untuk menjadi tuan rumah sekaligus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan dari waktu ke waktu.

"Pelaksanaan Pesparani di Kabupaten Sanggau akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan dengan tetap memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana sesuai standar yang telah ditetapkan LP3KN, serta didukung oleh regulasi pemerintah dan komitmen pembinaan iman masyarakat," kata Hero Wasis dalam Dialog Sanggau Menyapa, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengungkap bahwa pelaksanaan Pesparani tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan iman dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Sanggau selama ini dikenal sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan umat beragama dengan baik melalui komunikasi yang intensif dan semangat saling menghormati antarkelompok masyarakat. Menurutnya, FKUB terus melakukan pemantauan hingga tingkat kecamatan agar setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keharmonisan dapat diselesaikan secara cepat melalui dialog dan musyawarah.

"FKUB Kabupaten Sanggau juga menegaskan bahwa kerukunan umat beragama di Sanggau terjaga dengan baik melalui pemantauan hingga tingkat kecamatan dan penyelesaian setiap persoalan mengedepankan dialog untuk menjaga keharmonisan masyarakat," katanya.

Hero Wasis berharap pelaksanaan Pesparani tidak hanya melahirkan peserta yang berprestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas kehidupan beriman, serta memperkokoh semangat toleransi di Kabupaten Sanggau. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mendukung setiap kegiatan keagamaan secara positif, dan bersama-sama mewujudkan Sanggau yang damai, harmonis, serta penuh semangat kebersamaan dalam keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....