Disiplin ASN Didorong Sistem Digital

  • 21 Mei 2026 15:17 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Penerapan sistem digital dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) terus diperkuat untuk meningkatkan disiplin, transparansi, dan profesionalisme pelayanan publik di berbagai instansi pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan sistem kerja yang lebih tertib, akuntabel, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan dan optimal.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sanggau, Epsilon Noviastuti, mengatakan penerapan sistem absensi berbasis digital menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kedisiplinan ASN di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, sistem tersebut membantu memastikan seluruh proses penilaian kehadiran pegawai berjalan secara lebih transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan negara yang berlaku saat ini.

“Potongan tunjangan kinerja (tukin) ASN akibat ketidakhadiran pegawai tetap masuk dan tercatat di kas negara sesuai aturan pengelolaan keuangan negara yang berlaku, sekaligus menjadi bagian dari penerapan disiplin kerja berbasis sistem absensi resmi,” kata Epsilon Noviastuti dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Entikong, Kamis 21 Mei 2026.

Menurutnya, penerapan sistem absensi digital memudahkan proses pengawasan terhadap tingkat kehadiran dan kedisiplinan pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari di lingkungan kerja pemerintahan. Dengan sistem yang terintegrasi secara digital tersebut, proses pencatatan kehadiran dapat dilakukan secara lebih tertib, akurat, dan mudah dipantau oleh masing-masing instansi terkait.

Ia menjelaskan pemotongan tunjangan kinerja dilakukan berdasarkan tingkat kehadiran pegawai yang tercatat melalui sistem resmi sesuai aturan yang berlaku di lingkungan ASN. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya menjadi bentuk penegakan disiplin kerja, tetapi juga mendorong peningkatan rasa tanggung jawab pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas.

Noviastuti menambahkan penerapan sistem kerja berbasis digital juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme ASN dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin modern. Selain itu, transparansi dalam sistem administrasi dan pengelolaan keuangan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efektif, dan terpercaya.

“Selain itu, penerapan sistem kerja yang transparan dan berbasis digital diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalisme ASN dalam mendukung kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya.

Noviastuti mengingatkan seluruh ASN dapat terus menjaga kedisiplinan dan memanfaatkan sistem digital secara maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sanggau diharapkan semakin meningkat, lebih profesional, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....