HIPMI Sanggau Dorong UMKM Muda Kuasai Dunia Digital
- 25 Mei 2026 07:54 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia usaha, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sanggau. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, kemampuan memanfaatkan teknologi digital kini menjadi kebutuhan utama agar usaha mampu bertahan dan berkembang mengikuti perubahan zaman.
Anggota Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia(HIPMI) Kabupaten Sanggau , Fauzan Aleng mengatakan perkembangan teknologi dan modernisasi saat ini membawa pengaruh besar terhadap dunia usaha. Menurutnya, generasi muda kini memiliki peluang lebih luas untuk membangun dan mengembangkan bisnis secara mandiri melalui pemanfaatan dunia digital.
“Sekarang dunia usaha tidak bisa lepas dari digitalisasi, melalui media sosial dan marketplace, pelaku usaha bisa lebih mudah memperluas jaringan, mengenalkan produk, dan menjangkau konsumen lebih luas,” kata Fauzan Aleng kepada RRI, Minggu 24 Mei 2026.
Ia menjelaskan pola pikir pengusaha muda, khususnya generasi Z mulai berubah mengikuti perkembangan zaman, sebelum memulai usaha, survei pasar dinilai menjadi langkah penting agar pelaku usaha memahami target konsumen dan peluang bisnis yang akan dijalankan. Penggunaan media sosial dan marketplace tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen melalui personal branding yang kuat, pelaku usaha dituntut terus meng-upgrade kualitas usaha agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan bisnis digital.
“Dalam usaha digital, kepercayaan itu penting, personal branding harus dibangun dengan baik supaya konsumen percaya dengan produk yang kita jual,” jelasnya.
Fauzan menilai masih banyak pelaku usaha muda di Sanggau yang mudah menyerah karena belum memiliki strategi usaha yang kuat dan kurang konsisten dalam menghadapi persaingan, padahal konsistensi dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bertahan di era transformasi digital. Selain itu, kesiapan UMKM di Sanggau terhadap perkembangan digitalisasi disebut mulai meningkat, berbagai aplikasi pembayaran dan platform penjualan online kini dinilai mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli.
“Sekarang pembeli tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke toko, cukup lewat website atau marketplace, mereka bisa melihat review produk, melakukan pembayaran dengan mudah, dan langsung memesan barang,” jelasnya.
Meski demikian, Fauzan mengingatkan bahwa perkembangan teknologi juga memiliki tantangan tersendiri, pelaku usaha harus lebih bijak dan teliti dalam menggunakan platform digital guna menghindari penipuan online maupun kesalahan transaksi. Selain itu, tingginya biaya administrasi di marketplace juga menjadi hambatan bagi sebagian pelaku usaha, karena itu para pengusaha didorong mulai membangun website toko sendiri agar tidak bergantung sepenuhnya pada marketplace.
“Ke depan pengusaha harus mulai mandiri dengan membuat website sendiri supaya biaya operasional bisa ditekan dan usaha lebih berkembang,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....