Volume Sampah Sanggau Meningkat Selama Ramadhan

  • 07 Mar 2026 20:07 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau terus mengoptimalkan pengelolaan sampah rumah tangga melalui edukasi serta peningkatan partisipasi masyarakat. Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya volume sampah, khususnya selama bulan Ramadhan, serta masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam mengelola sampah dengan baik.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Sanggau, Sumardi, mengatakan peningkatan volume sampah pada bulan Ramadhan cukup signifikan, terutama di kawasan perkotaan. Hal tersebut dipengaruhi meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk konsumsi rumah tangga dan kegiatan perdagangan.

“Biasanya satu truk dalam satu hari, saat ini bisa lebih, artinya volume sampah yang harus diangkut meningkat dibanding hari biasa,” ujar Sumardi dalam obrolan Green Radio RRI Sanggau, Sabtu 7 Maret 2026.

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kebersihan, padahal DLH Sanggau terus mengintensifkan penanganan sampah agar tidak menumpuk dan menimbulkan dampak lingkungan. Penanganan sampah khususnya di dalam wilayah kota terus digencarkan, cakupan penanganan sampah di wilayah perkotaan telah mencapai sekitar 90 persen.

Namun demikian, kata Sumardi, optimalisasi pengelolaan sampah sampai saat ini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah minimnya sarana dan prasarana pendukung, seperti armada pengangkut, sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas pengelolaan sampah.

Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya juga masih perlu ditingkatkan. Peran serta masyarakat sangat penting untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

DLH Sanggau pun terus melakukan berbagai upaya edukasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun saluran RRI Sanggau. Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat termasuk melalui sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapannya masyarakat dapat lebih sadar dan ikut berpartisipasi dalam pengelolaan sampah, mulai dari rumah tangga. Jika masyarakat terlibat, maka pengelolaan sampah bisa lebih optimal dan lingkungan tetap terjaga,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....