Pengelolaan Sampah dan Limbah Jadi Perhatian DLH Sanggau
- 02 Mar 2026 15:17 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pengelolaan sampah dan limbah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah seiring meningkatnya volume sampah akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta pencemaran tanah dan air jika tidak ditangani secara tepat.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Sumardi menyampaikan peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat setiap tahun berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah rumah tangga maupun limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3. Kondisi ini menuntut adanya sistem pengelolaan yang terintegrasi serta kesadaran bersama agar dampak negatif terhadap lingkungan dapat diminimalkan secara berkelanjutan.
“Peningkatan penduduk dan aktivitas masyarakat meningkatkan volume sampah dan limbah B3, sehingga dibutuhkan pengelolaan terintegrasi serta kesadaran bersama untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan," ungkap Sumardi dalam Dialog Sanggau Menyapa, Senin 2 Maret 2026.
Ia mengatakan bahwa DLH Sanggau terus mendorong penerapan pola 3R yakni reduce, reuse, dan recycle guna menekan jumlah sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui sosialisasi langsung ke sekolah, kantor, dan lingkungan permukiman agar budaya memilah sampah dapat diterapkan sejak dari sumbernya.
Lebih lanjut, Sumardi, selain sampah domestik, pengawasan terhadap limbah B3 juga menjadi perhatian khusus karena berpotensi mencemari tanah dan air apabila tidak ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Pihaknya rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha agar pengelolaan limbah B3 dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami terus memperkuat pengawasan limbah B3 agar tidak mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan yang bisa berdampak kepada kehidupan masyarakat," ujarnya.
Sumardi menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Tanpa dukungan semua pihak, upaya pengurangan dan penanganan sampah akan sulit mencapai hasil yang optimal.
"DLH Sanggau juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk pengadaan tempat sampah terpilah dan optimalisasi armada pengangkut sampah agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....