Tak Hanya Tempat Ibadah, Masjid Perlu menjadi Pusat Ekonomi dan Aktivitas Warga

  • 17 Mar 2026 00:28 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Peran masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi salah satu cara memperkuat peran tersebut.

Penyelenggara Zakat Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Fatkhur Rohman mengatakan masjid memiliki posisi strategis karena menjadi pusat aktivitas umat. Hal ini membuka peluang bagi masjid untuk terlibat lebih aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi.

“Masjid seharusnya tidak hanya menjadi tempat ibadah atau kegiatan keagamaan saja. Lebih jauh lagi masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Fatkhur dalam program RRI Sanggau Menyapa, Senin 16 Maret 2026.

Fatkhur menyampaikan pengelolaan dana umat yang baik dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi. Bantuan tersebut dapat diberikan dalam bentuk modal usaha kecil maupun program pemberdayaan lainnya.

“Ketika masjid memiliki pengelolaan yang baik, maka dana yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini bisa berupa bantuan usaha, modal kecil, atau dukungan kegiatan ekonomi lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan pengalaman pada masa pandemi menunjukkan masjid mampu berperan membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Kegiatan sosial yang digerakkan dari masjid menjadi bentuk solidaritas umat dalam menghadapi kesulitan.

“Masjid yang memiliki manajemen baik dapat menjadi benteng ekonomi umat. Melalui pengelolaan zakat, infak dan sedekah, masjid dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat,” katanya.

Fatkhur berharap, penguatan fungsi sosial masjid mampu memperluas manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Dengan pengelolaan yang baik, masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan umat yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....