Ramadan Momentum Kembali Fitrah Perkuat Ukhuwah Umat
- 05 Mar 2026 06:48 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong –Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, dibalik ibadah puasa, tersimpan momentum besar untuk kembali pada fitrah kesucian hati dan kejernihan jiwa sebagaimana manusia dilahirkan. Inilah pesan utama yang disampaikan Penghulu KUA Kecamatan Noyan, Fery Yanto, dalam program Mutiara Pagi di RRI Sanggau, Kamis 5 Maret 2026, mengajak umat Islam memaknai Ramadan secara lebih mendalam.
Fery menyampaikan, konsep Back to Fitrah mengandung makna penyucian diri dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan sombong. Ramadan, kata dia, menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki kualitas hubungan vertikal kepada Allah SWT sekaligus hubungan horizontal dengan sesama manusia.
“Ramadan adalah kesempatan untuk menyucikan hati melalui taubat, memperbanyak istighfar dan meningkatkan kualitas ibadah. Ketika hati bersih, maka hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia akan semakin baik,” ungkap Fery.
Menurutnya, penguatan ukhuwah atau persaudaraan menjadi bagian tak terpisahkan dari implementasi nilai Ramadan. Ukhuwah tidak hanya diwujudkan melalui silaturahmi, tetapi juga dengan saling membantu, menjaga persatuan, serta menghindari potensi perpecahan di tengah masyarakat.
Selain memperbanyak ibadah, Fery juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan sikap. Ia menyampaikan bahwa puasa harus dibarengi dengan akhlak mulia agar nilai spiritual yang diperoleh tidak hilang sia-sia.
“Back to Fitrah berarti kembali menjadi pribadi yang lebih sabar, pemaaf, dan peduli. Inilah wujud nyata kesalehan sosial yang harus terus dijaga, bukan hanya saat Ramadan tetapi juga setelahnya,” ujarnya.
Melalui peran KUA di wilayahnya, Fery berharap nilai-nilai Ramadan dapat menjadi fondasi pembentukan karakter umat yang lebih baik. Selain itu ajakan kembali ke fitrah, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat, di Sanggau khususnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....