Strategi Cegah Penyakit Menular di Pintu Masuk Negara Efektif
- 13 Agt 2026 05:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Upaya pencegahan penyebaran cepat penyakit menular di pintu masuk negara terus diperkuat sebagai langkah melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga keamanan kesehatan lintas negara. Pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional menjadi bagian penting dalam mendeteksi secara dini potensi ancaman penyakit yang dapat masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur perbatasan.
Ketua Tim Kerja Surveilans dan Penindakan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan LKK Entikong, Dr. Gilda Ditya Asmara, mengatakan strategi pencegahan dilakukan melalui penguatan sistem surveilans, pemeriksaan kesehatan pelaku perjalanan, pemantauan faktor risiko, serta koordinasi lintas sektor di kawasan perbatasan. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh petugas menjadi faktor utama agar potensi penyebaran penyakit dapat dicegah sejak dini.
"Strategi utama kami adalah memperkuat surveilans di pintu masuk negara melalui deteksi dini, pemeriksaan kesehatan pelaku perjalanan, pemantauan faktor risiko, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait agar setiap potensi penyebaran penyakit menular dapat segera ditangani sebelum meluas," kata dr. Gilda Ditya Asmara dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI, Jumat 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pengawasan kesehatan tidak hanya dilakukan terhadap pelaku perjalanan, tetapi juga terhadap alat angkut, barang, serta lingkungan di kawasan pintu masuk negara sesuai ketentuan kekarantinaan kesehatan. Langkah tersebut bertujuan memastikan setiap potensi risiko dapat diidentifikasi dan ditangani secara cepat serta tepat.
"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam pencegahan penyebaran penyakit menular. Edukasi kepada masyarakat dan pelaku perjalanan juga terus kami lakukan agar mereka memahami pentingnya melaporkan kondisi kesehatan secara jujur serta mematuhi seluruh prosedur pemeriksaan yang berlaku," ungkapnya.
Menurutnya, perkembangan mobilitas masyarakat antarnegara menuntut sistem pengawasan kesehatan yang semakin adaptif terhadap berbagai ancaman penyakit menular. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta koordinasi dengan instansi terkait terus diperkuat guna menghadapi berbagai potensi kedaruratan kesehatan masyarakat.
Gilda berharap seluruh masyarakat, khususnya pelaku perjalanan internasional, dapat mendukung upaya pemerintah dengan mematuhi seluruh prosedur kekarantinaan kesehatan di pintu masuk negara. Dengan sinergi antara petugas, pemerintah, dan masyarakat, penyebaran penyakit menular di wilayah perbatasan diharapkan dapat dicegah secara optimal sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....