Pemeriksaan Kendaraan dan Penumpang di PLBN Entikong Diperketat
- 10 Jul 2026 16:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Mobilitas lintas negara yang terus berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menjadi perhatian serius petugas kesehatan. Berbagai potensi risiko penyebaran penyakit diantisipasi melalui pemeriksaan rutin terhadap alat angkut, barang, dan kondisi kesehatan para penumpang.
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Alat Angkut dan Barang Loka Kekarantinaan Kesehatan - LKK Entikong, Farid Ayumi, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara intensif oleh petugas setiap hari. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari kebersihan kendaraan hingga kondisi kesehatan penumpang.
"Petugas secara intens melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, meliputi toilet kendaraan umum, bagasi, keberadaan kotoran tikus maupun kecoa. Selain itu, kami juga memeriksa kondisi kesehatan penumpang seperti flu, asma, diabetes, dan keluhan kesehatan lainnya," kata Farid Ayumi dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, pengawasan terhadap alat angkut menjadi bagian penting dalam mencegah masuk dan keluarnya faktor risiko penyakit melalui jalur perlintasan internasional. Kendaraan yang dinilai tidak memenuhi persyaratan kesehatan akan mendapatkan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Dikatakan, selain kendaraan, pemeriksaan kesehatan penumpang juga menjadi prioritas petugas di lapangan. Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi secara dini adanya penumpang yang mengalami gangguan kesehatan sehingga dapat segera ditangani apabila diperlukan.
Farid menambahkan, pengawasan akan semakin diperketat pada momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan arus perjalanan masyarakat. Kondisi tersebut umumnya terjadi saat libur panjang maupun perayaan hari besar keagamaan.
Tambahnya, pada periode tersebut, pihaknya membentuk posko gabungan bersama instansi terkait. Posko tersebut berfungsi mengoptimalkan pelayanan sekaligus mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang melintasi PLBN Entikong.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Farid berharap potensi penyebaran penyakit dari lalu lintas orang, alat angkut, maupun barang dapat ditekan. Upaya itu juga menjadi bagian dari komitmen menjaga kesehatan masyarakat di kawasan perbatasan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....