Kesadaran Kesehatan Wilayah Terpencil Masih Jadi Tantangan Besar

  • 19 Jun 2026 16:39 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Tantangan kesadaran kesehatan masyarakat di wilayah terpencil menjadi perhatian, di kawasan perbatasan menghadapi keterbatasan akses informasi layanan kesehatan. Kondisi memerlukan kolaborasi lintas sektor agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Anggota Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang, Kegawatdaruratan, dan Situasi Khusus Loka Kekarantinaan Kesehatan Entikong, Angga Cahyo Prinata, mengatakan rendahnya kesadaran kesehatan terpencil dipengaruhi faktor, keterbatasan akses informasi, kondisi geografis sulit dijangkau, hingga pemahaman masyarakat terhadap pencegahan penyakit. Menurutnya, edukasi kesehatan berkelanjutan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kesadaran kesehatan masyarakat di wilayah terpencil masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Edukasi yang berkesinambungan sangat diperlukan agar masyarakat memahami pentingnya pencegahan penyakit serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Angga Cahyo Prinata dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Jumat 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan, LKK Entikong terus melakukan pengawasan faktor risiko kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng tenaga kesehatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait guna menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan perbatasan.

“Selain pengawasan faktor risiko kesehatan, kami juga mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman kesehatan, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah pencegahan secara mandiri sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit maupun kondisi kegawatdaruratan kesehatan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Kesadaran individu dan keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Angga berharap program edukasi dan pengawasan kesehatan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kualitas kesehatan masyarakat di Entikong diharapkan meningkat serta mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....