Dampak Perubahan Cuaca Ancam Kesehatan Masyarakat Sanggau

  • 02 Feb 2026 17:33 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Perubahan cuaca yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara pada musim panas berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kapuas, Kabupaten Sanggau. Puskesmas Kapuas mencatat adanya peningkatan berbagai keluhan kesehatan seiring suhu harian yang semakin tinggi.

Kondisi cuaca panas ekstrem membuat tubuh lebih mudah mengalami gangguan kesehatan. Daya tahan tubuh masyarakat cenderung menurun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Kepala Puskesmas Kapuas Sanggau, Yuliana Yuli Exlasia, mengatakan musim panas menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kasus penyakit tertentu. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog Entikong Menyapa, Senin 2 Februari 2026.

“Musim panas menyebabkan tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan, terutama ketika masyarakat kurang menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

Salah satu penyakit yang paling sering muncul di musim panas adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Udara yang kering dan berdebu dinilai berpengaruh besar terhadap kesehatan saluran pernapasan.

“Kasus ISPA meningkat akibat paparan debu dan perubahan suhu yang cukup tajam. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling berisiko,” jelas Yuliana.

Selain ISPA, Puskesmas Kapuas juga mencatat peningkatan kasus diare. Penyakit ini erat kaitannya dengan kebersihan makanan dan kualitas air yang menurun akibat cuaca panas yang mempercepat pertumbuhan bakteri.

“Cuaca panas mempercepat perkembangan bakteri pada makanan dan minuman. Masyarakat perlu lebih memperhatikan sanitasi, kebersihan konsumsi, serta memperbanyak minum air dan mengurangi aktivitas berat di bawah terik matahari,” kata Yulia.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....