Ini Kelompok yang Paling Rentan Terdampak Cuaca Panas
- 24 Jul 2026 21:16 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – dr. Heribertus Edo Tigit, Tenaga Kesehatan Puskesmas Entikong, mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat selama cuaca panas guna mengurangi risiko gangguan kesehatan. Menurutnya, menjaga kondisi tubuh tetap bugar tidak cukup hanya dengan minum air putih, tetapi juga harus diimbangi dengan kebiasaan hidup yang sehat.
Ia menyoroti beberapa kelompok seperti, pekerja lapangan, anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis yang dinilai paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan suhu tinggi. Oleh karena itu, kelompok tersebut perlu mendapat perhatian lebih agar terhindar dari dampak cuaca panas.
"Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, gunakan pakaian yang longgar, menyerap keringat, berwarna terang, serta sempatkan beristirahat di tempat yang teduh. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas yang berlebihan," katanya dalam Obrolan Indonesia Sehat di RRI Sanggau, Jumat 24 Juli 2026.
Selain mengurangi paparan sinar matahari langsung, masyarakat juga dianjurkan menjaga asupan cairan dan nutrisi harian. Konsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti semangka dan melon, serta buah yang kaya kalium seperti pisang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
"Air putih tetap menjadi pilihan terbaik. Minuman manis maupun dingin boleh dikonsumsi sesekali, tetapi jangan dijadikan minuman utama setiap hari," ujarnya.
Edo juga mengingatkan masyarakat agar bijak mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh selama cuaca panas. Khusus bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, ia tidak menganjurkan konsumsi teh maupun kopi karena dapat memengaruhi penyerapan zat besi.
"Untuk pecinta kopi dan teh boleh sesekali, tetapi perlu dibatasi dan diimbangi dengan air putih. Kalau untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, sebaiknya jangan minum teh maupun kopi karena dapat menghambat penyerapan zat besi," jelasnya.
Ia berharap, masyarakat mulai membiasakan pola hidup sehat sebagai langkah sederhana menghadapi cuaca panas yang diperkirakan masih akan berlangsung. Dengan menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan cairan, dan mengurangi paparan panas secara berlebihan, risiko gangguan kesehatan dapat ditekan sekaligus menjaga produktivitas sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....