Cita Rasa Tradisional di Laok Engkayuk

  • 14 Jul 2025 17:35 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Makanan tradisional khas Kalimantan terus mendapat tempat di hati masyarakat, salah satunya lewat hidangan autentik seperti Podak Ikan, Pekasam dan Jorok Daun Sawi Pahit. Inilah yang coba diangkat kembali oleh Dedi Dukun, owner Lauk Engkayuk, usaha kuliner lokal yang mengangkat masakan khas Dayak sebagai identitas kuliner.

Dedi Dukun menjelaskan, Podak Ikan merupakan olahan ikan fermentasi menggunakan asam gandis beserta garam. Makanan ini difermentasi hingga mengeluarkan bau yang khas sesuai dengan bumbu tadi.

Sementara itu, Pekasam adalah ikan fermentasi menggunakan garam dan nasi. Pekasam ini juga menjadi favorit masyarakat Kabupaten Sanggau dan diluar kabupaten sanggau. Adapun Jorok Daun Sawi Pahit dibuat dari daun sawi yang difermentasi secara tradisional dan biasa disajikan sebagai pelengkap nasi.

“Ketiga lauk ini dulunya adalah makanan sehari-hari masyarakat desa. Tapi sekarang justru menjadi kuliner unik yang banyak dicari karena rasanya yang otentik,” ujar Dedi Dukun dalam Obrolan Mozaik Indonesia RRI Entikong, Senin (14/7/2025).

Ia menambahkan, banyak anak muda yang mulai penasaran dengan rasa makanan tradisional ini karena dipopulerkan lewat media sosial. Melalui brand Lauk Engkayuk, Dedi berupaya memperkenalkan kembali kekayaan kuliner lokal kepada generasi muda.

Tak hanya menjual, ia juga selalu mempromosikan makanan khas daerah melalui postingan medsos. "Tujuannya adalah agar orang tahu bahwa makanan ini bukan sekadar lauk, tapi bagian dari identitas dan sejarah masyarakat Dayak,” sambungnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....