Cendol dan Mie Sagu Jadi Primadona Kuliner Kembayan

  • 15 Jun 2026 16:38 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Menawarkan cita rasa khas dan tekstur kenyal yang unik, mie sagu dan es cendol sagu kini terus bertransformasi menjadi produk kuliner lokal unggulan yang diminati masyarakat sekaligus penggerak ekonomi para pelaku usaha tradisional.Hidangan berbasis pangan lokal ini naik kelas menjadi primadona kuliner yang dicari oleh para wisatawan penikmat kuliner.

Pemilik dan owner dari Akmir Kuliner Sanggau, Siti Rohani, mengungkapkan bahwa bisnis kuliner tradisional yang dirintisnya sejak tahun 2023 lalu kini berkembang pesat berkat tingginya minat masyarakat terhadap olahan sagu. Menurutnya, menu tradisional seperti es cendol sagu dan mie sagu saat ini menjadi produk unggulan yang paling diburu oleh masyarakat sekitar dan para pencinta kuliner lokal.

"Untuk cendol itu kita mulai dari tahun 2023 mbak," ungkapnya dalam Obrolan UMKM Bicara RRI PRO1 Sanggau, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan usahanya berlokasi di Kembayan karena saat merintis dulu belum ada satu pun pelaku usaha di sana yang menjual hidangan olahan sagu. Kejelian melihat peluang pasar yang kosong ini sukses menjadikan Akmir Kuliner sebagai pelopor sekaligus destinasi utama penikmat sagu di kawasan tersebut sehingga omzet penjualannya kini terus meningkat tajam setiap bulan nya.

"Untungnya lumayan lah dari pada yang lain - lainnya, karena dari dulu sudah jualan dan hampir ratusan produk dan jatuhnya ke cendol. Rupanya cendol ini bisalah nutup dari pada yang lain - lainnya," ungkapnya.

Selain itu, kata Siti, keunggulan dari usaha es cendol sagu ini terletak pada minimnya risiko kerugian dibanding produk kuliner lainnya. Siti menjelaskan bahwa jika produk lain tidak laku terjual, pelaku usaha harus menanggung kerugian total, namun untuk cendol sagu, bisnisnya masih tetap bisa bertahan dan berputar sehingga usaha ini menjadi sumber penghasilan yang konsisten dijalani.

"Kalo yang produk yang lain kita tidak laku itu kita nangung rugi tapi kalo cendol itu masih bisalah kita bertahan," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....