Seniman Dayak Diminta Terus Berkarya Melestarikan Budaya Lokal
- 10 Jul 2026 18:08 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Wakil Ketua Panitia Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi ke XXII Kabupaten Sanggau, Pasianus Purwadi berharap, lomba memahat dan melukis perisai menjadi ruang bagi para seniman Dayak untuk terus berkarya. Menurutnya, pelestarian seni tradisi tidak cukup dilakukan saat perlombaan, tetapi juga harus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapan kami, seniman tidak hanya berkarya di ajang lomba ini saja, tetapi juga terus mengembangkan diri serta melestarikan budaya melukis dan memahat di kecamatan masing-masing maupun di rumah betang,” kata Pasianus, Kamis 9 Juli 2026.
Kata dia, keberadaan rumah betang di setiap kecamatan dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya dayak. Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang mendorong setiap kecamatan memiliki satu rumah betang.
"Masing-masing kecamatan sekarang sudah memiliki rumah betang. Inilah yang menjadi tempat untuk melestarikan budaya dayak, khususnya seni melukis dan memahat,” ujarnya.
Selain pelestarian budaya, Pasianus menambahkan, jumlah peserta lomba terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya. Semakin banyak peserta, semakin besar pula ruang bagi para seniman untuk mengembangkan kemampuan dan menampilkan karya mereka.
"Kami berharap ke depan peserta semakin banyak sehingga para seniman memiliki wadah untuk mengekspresikan keahlian dan keterampilannya, sekaligus menumbuhkan semangat melestarikan budaya dayak,” tuturnya.
Ia menuturkan, seni melukis dan memahat perlu terus dikembangkan agar tetap hidup di tengah masyarakat. Sehingga, karya-karya tersebut tidak hanya ditampilkan saat perlombaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas budaya dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....