Gawai Dayak Sanggau, Momentum Jaga Budaya di Era Modern

  • 07 Jul 2026 20:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Gawai Dayak Nosu Minu Podi ke XXII menjadi momentum memperkuat pelestarian adat istiadat dan budaya Dayak di tengah derasnya arus modernisasi. Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau sekaligus Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengajak generasi muda terus menjaga warisan leluhur agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

"Di era sekarang masyarakat adat Dayak ini hampir kehilangan jejak, terutama peninggalan-peninggalan para leluhur. Oleh karena itu melalui event Gawai Dayak ini kita terus menggali budaya dan mempertahankan adat istiadat yang ada," kata Bupati Ontot saat membuka Gawai Dayak Nosu Minu Podi ke XXII di Rumah Adat Dori Mpulor, Kabupaten Sanggau, Selasa 7 Juni 2026.

Ia menyampaikan, Gawai Dayak tidak hanya menjadi tradisi ungkapan syukur masyarakat Dayak kepada Tuhan atas hasil panen, tetapi juga menjadi ruang memperkenalkan kembali berbagai warisan budaya kepada generasi penerus. Disebutkan, beragam festival dan perlombaan budaya sengaja ditampilkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal adat istiadat dan nilai-nilai luhur peninggalan leluhur.

"Kalau tidak kita pertahankan secara baik, terutama generasi-generasi muda Dayak, banyak hal yang memang hilang ditelan perkembangan zaman. Karena itu melalui Gawai Dayak kita selalu mempertunjukkan berbagai peninggalan nenek moyang kita," ungkapnya.

Bupati Ontot menilai masyarakat Dayak memiliki kekayaan budaya dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, warisan tersebut harus terus dijaga melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, agar identitas budaya Dayak tetap lestari dan bermartabat.

"Kita sangat bangga kepada orang Dayak. Secara estafet mereka meninggalkan jejak-jejak sejarah sampai hari ini. Tugas kita sebagai generasi sekarang adalah menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang," ucapnya.

Bupati Ontot berharap momentum gawai dayak menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus merawat adat istiadat. Selain itu, ia mendorong semua pihak menjaga situs budaya, serta mewariskan nilai-nilai budaya dayak kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....