Hijrah Menuju Pribadi Lebih Baik

  • 15 Jun 2026 10:44 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan Islam, melainkan menjadi momentum yang sarat makna bagi umat Muslim untuk melakukan perenungan dan evaluasi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui. Momen ini juga menjadi pengingat penting bahwa setiap manusia perlu terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Parindu, Syahid, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Senin 15 Juni 2026 mengatakan Tahun Baru Hijriah hendaknya dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri terhadap berbagai perbuatan yang telah dilakukan selama ini. Menurutnya, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW mengandung pelajaran berharga tentang perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih diridhai Allah SWT.

“Tahun Baru Hijriah menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui, sekaligus memperkuat keimanan dan memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT,” ungkap Syahid.

Ia menjelaskan bahwa muhasabah tidak hanya sebatas mengenang kesalahan di masa lalu, tetapi juga menjadi sarana untuk menyusun niat dan tekad dalam memperbaiki sikap serta meningkatkan ketakwaan. Dengan menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai titik awal perubahan, umat Islam diharapkan mampu lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan serta lebih dekat kepada ajaran agama.

Syahid menuturkan bahwa semangat hijrah mengajarkan umat Islam untuk meninggalkan berbagai kebiasaan buruk yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Nilai-nilai seperti keikhlasan, kesabaran, kejujuran, serta akhlak mulia perlu terus ditanamkan agar menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan.

Ia menambahkan bahwa perubahan menuju pribadi yang lebih baik tidak harus dimulai dengan hal-hal besar, melainkan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan penuh kesungguhan. Memperbaiki salat, menjaga lisan, menghormati sesama, serta meningkatkan kepedulian sosial merupakan bagian dari implementasi semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat hijrah juga mengajarkan pentingnya meninggalkan kebiasaan buruk menuju pribadi yang lebih taat, ikhlas, dan berakhlak mulia,” katanya.

Syahid berharap Tahun Baru Hijriah dapat menjadi penguat semangat bagi seluruh umat Muslim untuk terus berbenah diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia. Dengan menjadikan hijrah sebagai proses perubahan yang berkelanjutan, diharapkan lahir pribadi-pribadi yang lebih baik, bermanfaat, serta mampu membawa kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....