Muhasabah Jadi Seni Menata Hati Ditengah Tantangan Kehidupan

  • 13 Jul 2026 08:43 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kembayan, Bambang, mengajak masyarakat menjadikan muhasabah sebagai seni dalam menata hati agar kehidupan lebih bermakna dan senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT. Menurutnya, kebiasaan mengevaluasi diri penting dilakukan untuk memperkuat keimanan sekaligus membentuk akhlak yang lebih baik di tengah berbagai tantangan kehidupan.

"Muhasabah adalah seni menata hati agar manusia mampu mengenali kelemahan, mensyukuri nikmat, memperbaiki kesalahan, dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap perjalanan kehidupan," kata Bambang, dalam obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Senin 13 Juli 2026.

Ia mengungkap, muhasabah mengajarkan seseorang lebih fokus memperbaiki diri daripada mencari kesalahan orang lain dan Muhasabah bukan sekadar bentuk introspeksi, tetapi juga proses membangun kesadaran untuk meningkatkan kualitas ibadah, sikap, dan hubungan sosial. Kebiasaan tersebut dinilai mampu melahirkan pribadi yang rendah hati, sabar, serta bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Orang yang terbiasa bermuhasabah tidak akan mudah menyalahkan orang lain, karena ia lebih dahulu mengoreksi dirinya sendiri. Dari situlah lahir sikap rendah hati, lapang menerima masukan, dan semangat untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.

Bambang mengungkapkan, muhasabah dapat diterapkan melalui amalan sederhana, seperti memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur'an, berzikir, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta meluangkan waktu untuk mengevaluasi setiap ucapan dan perbuatan. Kebiasaan tersebut diyakini mampu membentuk karakter yang disiplin, bijaksana, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Muhasabah seharusnya menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari, bukan hanya saat menghadapi ujian atau merasa berbuat salah. Dengan membiasakan diri mengevaluasi diri, seseorang akan lebih mudah memperbaiki sikap dan menjaga kualitas ibadahnya," uacapnya.

Melalui penerapan muhasabah dalam kehidupan sehari-hari, kata Bambang, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat karakter positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kebiasaan menata hati melalui muhasabah akan melahirkan pribadi yang lebih bersyukur, arif dalam mengambil keputusan, serta mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....