Pentingnya Rasa Peduli untuk Menjaga Harmoni Keberagaman
- 09 Jun 2026 15:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah kompleksnya dunia, keberagaman bukanlah sekadar realitas sosial melainkan fondasi kemanusiaan, namun perbedaan sering menjadi ujian harmoni. Di sinilah kepekaan dan kepedulian hadir sebagai penyeimbang, sebab tanpa rasa peka dan peduli untuk saling merangkul, keberagaman hanya menjadi sekat pemisah, bukan kekuatan pemersatu.
Penata Layanan Operasional KUA Kecamatan Parindu Abusani, mengungkapkan bahwa, sering kali ego individualisme dan kepentingan kelompok membuat manusia menutup mata. Sementara di luar sana masih banyak saudara yang sangat membutuhkan uluran tangan, bantuan nyata, serta untaian doa demi merawat kebersamaan dan menguatkan kembali rasa kemanusiaan di antara sesama.
"Kadang kan kita lebih mementingkan individualisme dan kelompok sedangkan masih banyak saudara - saudara kita yang membutuhkan ukuran tangan bantuan doa dan lain sebagainya," ungkap Abusani dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI PRO 1 Sanggau, Selasa 9 Juni 2026.
Ia mengungkapkan kekhawatiran yang sangat mendalam terhadap perkembangan era modern saat ini karena dinilai kian memicu maraknya sikap individualisme yang mementingkan diri atau kelompok sendiri. Padahal, di luar sana masih banyak saudara sesama yang sangat membutuhkan uluran tangan, bantuan materi, serta untaian doa demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan kita bersama.
| Baca juga: Haji Perkuat Ukhuwah Antar Sesama Muslim |
"Zaman sudah modern jadi banyak yang merasa individualisme atau merasa kamu - kamu, saya - saya, atau bahasanya masing - masing" jelasnya.
Abusani menegaskan bahwa sekat perbedaan status sosial sering kali dinilai masyarakat berdasarkan faktor jabatan maupun kondisi ekonomi. Oleh karena itu, ia berharap paradigma tersebut segera diubah agar masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih dapat menunjukkan kepedulian nyata dengan membantu serta merangkul sesama yang masih berada di garis kemiskinan.
"Salah satunya itu status sosial bisa karena jabatan bisa juga karena ekonomi dan seterusnya orang memandang . Harusnya kan yang kaya peduli sama yang miskin," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....