Esensi Kesetaraan Gender Adalah Pemenuhan Hak Adil

  • 08 Jun 2026 15:30 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Isu emansipasi perempuan yang kini semakin berkembang pesat di tengah masyarakat modern ternyata masih sering disalahartikan oleh sebagian pihak sebagai tuntutan strata yang sama dengan laki-laki. Padahal esensi utama dari kesetaraan gender sebenarnya adalah pemenuhan hak secara adil bagi perempuan maupun laki-laki tanpa harus menghilangkan kodrat.

Dare Pontianak Runner Up 1 2025 asal Pontianak Febi Hanifela, menjelaskan bahwa perkembangan emansipasi wanita saat ini sudah cukup setara. Meski demikian, ia menilai masih ada sebagian pihak yang keliru menganggap perempuan menuntut strata yang sama persis dengan laki-laki, padahal esensi dari kesetaraan gender adalah terpenuhinya hak-hak secara adil bagi keduannya.

"Untuk saat ini perkembangan emansipasi wanita sudah cukup disetarakan ya mbak, namun masih ada beberapa pihak yang masih berfikir bahwa wanita ini menuntut untuk strata yang sama dengan laki - laki padahal kesetaraan gender adalah dimana perempuan dan laki - laki tetap memiliki hak secara adil," kata Febi dalam Obrolan Kesetaraan Gender RRI PRO1 Sanggau, Senin 8 Juni 2026.

Ia mengungkapkan bahwa esensi dari kesetaraan itu tidak melulu harus bermakna sama persis. Oleh karena itu, kaum perempuan tidak menuntut agar perlakuan terhadap mereka sepenuhnya disamakan dengan laki-laki, melainkan lebih kepada pemenuhan hak yang adil, proporsional, serta sesuai dengan kodrat dan kebutuhan hakiki mereka dalam kehidupan bermasyarakat saat ini.

"Jadi setara itu tidak mesti sama, jadi kita tidak menuntut perlakuan perempuan itu sepenuhnya di samakan dengan laki - laki," katanya.

Ia mengakui bahwa pembahasan mengenai isu kesetaraan gender seharusnya tidak hanya melibatkan kaum perempuan, melainkan juga menuntut peran aktif laki-laki, berbagai organisasi, dan pemerintah. Hal ini untuk bersama-sama menyuarakan keadilan serta kenyamanan bagi perempuan di lingkungan masyarakat demi mewujudkan tatanan sosial yang lebih harmonis dan inklusif.

"Kalo kita membahas isu kesetaraan gender seharusnya tidak hanya melibatkan perempuan saja yang dilibatkan tetapi laki - laki dan juga organisasi - organisasi dan pemerintahan juga turut andil di dalamnya untuk andil menyuarakan lagi bagaimana perempuan dapat merasa adil dan nyaman berada di lingkungan masyarakat," jelas Febi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....