Dua Batas Waktu Utama Penutup Pintu Taubat
- 02 Jun 2026 16:33 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah berbagai kesibukan dan tantangan kehidupan yang terus berkembang, kesadaran untuk senantiasa bertaubat menjadi pengingat penting bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Dengan terus melakukan introspeksi diri serta memohon ampunan kepada Tuhan, setiap individu memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bonti, Karyadi menyampaikan bahwa Allah membuka pintu taubat seluas-luasnya bagi setiap hamba yang ingin kembali ke jalan nya, tanpa memandang seberapa besar kesalahan yang pernah dilakukan. Namun demikian, Allah juga menetapkan batas waktu, sehingga manusia tidak boleh menunda-nunda taubat dan harus segera memanfaatkan kesempatan.
"Allah memang membuka pintu taubat selauas - luasnya, tetapi Allah juga menetapkan batas waktu yang tegas. Ada dua waktu di mana pintu itu akan di tutup rapat, dikunci, dan tidak akan diterima lagi oleh Allah SWT," jelas Karyadi dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI PRO1 SP Sanggau, Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, waktu pertama merupakan batas yang bersifat individual atau perorangan, yaitu ketika nyawa seseorang telah sampai di tenggorokan atau saat sakaratul maut yang menandakan berakhirnya kesempatan hidup di dunia. Pada kondisi tersebut, pintu taubat telah tertutup sehingga manusia diingatkan untuk segera bertaubat selama masih diberi kesempatan hidup dan belum terlambat.
"Selama kita masih sehat, atau bahkan sedang sakit tapi belum menghadapi sakaratul maut, pintu taubat masih terbuka. Tapi kalau malaikat .maut sudah datang, nafas sudah diujung tenggorkan, baru kita berkata ya Allah, saya taubat, saya mau shalat maka taubat itu sudah terlambat," katanya.
Tambahnya, waktu kedua merupakan batas yang bersifat massal atau global bagi seluruh umat manusia, yaitu ketika matahari terbit dari sebelah barat sebagai salah satu tanda besar datangnya hari kiamat. Pada saat itu, seluruh kesempatan untuk bertaubat akan tertutup bagi semua manusia tanpa terkecuali, karena tanda tersebut menunjukkan bahwa ketentuan bahwa akhir zaman telah tiba.
"Kemudian waktu yang kedua, ini batas yang sifatnya massal atau global untuk seluruh umat manusia. Yaitu ketika matahari terbit dari sebelah barat sebagai tanda besar datangnya hari kiamat," ungkap Karyadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....