Salat Disiplin, Hidup Lebih Terarah

  • 10 Jun 2026 14:57 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kesibukan dalam menjalani pekerjaan, pendidikan, maupun berbagai aktivitas sosial sering kali membuat sebagian orang lalai dalam menjaga salat tepat waktu. Padahal, di tengah padatnya rutinitas kehidupan modern, salat justru menjadi sarana penting untuk melatih kedisiplinan, mengatur waktu, dan menjaga keseimbangan hidup agar tetap berada dalam tuntunan agama.

Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meliau, Satriana Chusnul Khatimah, mengatakan disiplin melaksanakan salat dapat memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dari sisi spiritual tetapi juga dalam pembentukan karakter seseorang. Menurutnya, kebiasaan menjaga salat tepat waktu akan melatih umat Muslim untuk lebih bertanggung jawab terhadap kewajiban serta mampu mengelola aktivitas dengan lebih teratur.

“Disiplin melaksanakan salat di tengah padatnya aktivitas dapat melatih seseorang untuk mengatur waktu, meningkatkan tanggung jawab, dan menjaga keseimbangan antara urusan dunia serta akhirat,” ungkap Satriana Chusnul Khatimah.

Menurutnya, seseorang yang terbiasa menjaga salat akan lebih terbentuk menjadi pribadi yang tertib dalam menjalankan berbagai tugas dan amanah yang diemban. Kebiasaan tersebut juga dapat membantu meningkatkan kesabaran, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri ketika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

Ia menjelaskan bahwa salat bukan sekadar kewajiban ibadah yang harus ditunaikan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang sangat berharga bagi setiap Muslim. Nilai kedisiplinan yang ditanamkan melalui salat akan berpengaruh terhadap etos kerja, pola pikir, serta kualitas hubungan seseorang dengan lingkungan sekitarnya.

Satriana menambahkan, menjaga salat di tengah kesibukan merupakan bentuk ikhtiar untuk tetap menempatkan nilai-nilai agama sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan. Dengan membiasakan diri melaksanakan salat tepat waktu, seseorang dapat menjalani aktivitas secara lebih produktif, terarah, dan penuh ketenangan hati.

“Kebiasaan tersebut juga membantu membentuk karakter yang lebih tertib, sabar, dan produktif dalam menjalani berbagai peran dan pekerjaan sehari-hari,” katanya.

Satriana berharap masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki mobilitas dan aktivitas tinggi, dapat menjadikan salat sebagai prioritas yang tidak dapat ditinggalkan dalam keadaan apa pun. Dengan demikian, akan tumbuh pribadi-pribadi yang disiplin, berakhlak mulia, serta mampu menyeimbangkan tanggung jawab duniawi dan persiapan menuju kehidupan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....