Empat Langkah Sederhana Menjaga Kewarasan di tengah Tekanan Kerja
- 02 Jun 2026 07:48 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Tingginya tuntutan pekerjaan di berbagai sektor membuat kesehatan mental semakin menjadi perhatian banyak kalangan. Tidak sedikit pekerja yang harus berhadapan dengan target, tekanan waktu, hingga persoalan interpersonal yang dapat memengaruhi kondisi emosional mereka.
“Bagi saya, menjaga kesehatan mental bukan berarti menghindari masalah, melainkan belajar menghadapi setiap tekanan dengan lebih tenang dan bijaksana. Karena itu, ada empat prinsip yang selalu saya pegang, yakni menerima, memaafkan, melepaskan, dan mengikhlaskan,” ungkap Nurdiyana Magvira, Resepsionis dan Admin HR sebuah perusahaan swasta di Jakarta, dalam obrolan Pengarusutamaan Gender RRI Sanggau, Senin 1 juni 2026.
| Baca juga: Merawat Kepedulian dalam Keberagaman |
Menurutnya, sikap menerima menjadi kunci utama agar seseorang tidak mudah larut dalam tekanan maupun kekecewaan yang muncul dalam kehidupan dan pekerjaan. Dengan menerima kenyataan yang ada, seseorang dapat mengurangi beban mental akibat harapan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.
“Sering kali yang membuat seseorang merasa terbebani bukanlah pekerjaannya, melainkan kesulitan menerima kenyataan yang tidak sesuai harapan, namun ketika kita belajar menerima keadaan dengan lapang, hati menjadi lebih tenang dan pikiran lebih siap menghadapi berbagai situasi,” katanya.
Selain menerima kata Nurdiyana, kemampuan untuk memaafkan juga dinilai penting agar seseorang tidak terjebak dalam emosi negatif yang berkepanjangan. Setelah itu, sikap melepaskan dan mengikhlaskan menjadi langkah lanjutan untuk membebaskan diri dari hal-hal yang tidak lagi bisa dikendalikan maupun dipertahankan.
“Tidak semua masalah perlu terus dipikul dalam pikiran dan tidak setiap kehilangan harus disesali berkepanjangan dan saat kita mampu memaafkan, melepaskan, dan mengikhlaskan, hati menjadi lebih lapang, pikiran lebih tenang, serta tekanan kerja tidak mudah mengganggu kesehatan mental maupun kualitas hidup,” ujarnya.
Nurdiyana menyampaikankan di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah, empat prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa ketahanan mental tidak selalu dibangun melalui cara yang rumit. Langkah sederhana dalam mengelola emosi dan menerima kenyataan justru dapat menjadi kunci untuk tetap produktif, seimbang, dan bahagia dalam menjalani pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....