Menjaga Hati Tetap Hidup di Tengah Dunia Digital
- 23 Jul 2026 08:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perkembangan dunia digital menghadirkan berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Namun, penggunaan teknologi juga menuntut setiap individu menjaga hati agar tetap hidup dengan iman.
Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Beduai, Iswadi mengatakan mengatur arus informasi yang begitu cepat dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, serta cara berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, penguatan nilai agama menjadi bekal penting menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.
| Baca juga: Salat Tepat Waktu di Tengah Kesibukan |
"Hati yang hidup akan mampu menyaring informasi, menjaga lisan, serta mengutamakan akhlak dalam setiap aktivitas digital," katanya pada program mutiara pagi RRI Sanggau, Kamis 23 Juli 2026
Ia menyampaikan masyarakat diimbau memanfaatkan media digital untuk menambah ilmu, mempererat silaturahmi, serta menyebarkan pesan kebaikan kepada sesama. Penggunaan teknologi secara positif diharapkan mampu membangun lingkungan yang sehat, aman, dan penuh nilai-nilai keagamaan bersama.
"Kemajuan teknologi harus diimbangi keimanan agar manusia tidak kehilangan arah, kepedulian, dan rasa tanggung jawab," ujarnya.
Menurutnya menjaga hati tetap hidup dapat dilakukan melalui ibadah, memperbanyak syukur, mengendalikan emosi, serta memilih informasi yang bermanfaat. Langkah sederhana tersebut menjadi benteng menghadapi pengaruh negatif yang berkembang di ruang digital setiap hari.
"Mari jadikan dunia digital sebagai sarana dakwah, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan kepada seluruh masyarakat," tuturnya.
Iswadi mengungkapkan kesadaran menjaga hati di era digital menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Dengan iman, akhlak, dan kebijaksanaan, teknologi akan menjadi sarana membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....