Memuliakan Tuhan Melalui Ibadah Tanpa Mencari Pujian dari Manusia

  • 14 Mar 2026 06:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Ibadah memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar aktivitas keagamaan yang dilakukan secara rutin, tetapi juga menjadi sarana bagi umat beriman untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Tujuan utama dari ibadah adalah untuk memuliakan Tuhan dengan hati yang tulus, bukan untuk mencari pujian atau pengakuan dari sesama manusia, melainkan sebagai wujud ketaatan dan kasih kepada Tuhan.

"Sebenarnya apa tujuan penting untuk kita dalam melakukan yang namanya ibadah, apa kita mencari pujian dari manusia atau untuk kita menyenangkan hati Tuhan," kata Sekretaris Umum Gereja Persekutuan Pengabar Injil (GAPPIN) Sanggau, Pendeta Anto dalam Obrolan Mutiara Pagi Protestan, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurutnya, dalam melakukan yang namanya ibadah, tujuannya bukanlah untuk mencari suatu popularitas dan pujian dari sesama manusia, namun untuk memuji dan memuliakan keagungan nama Tuhan. Ia memberikan pemahaman bahwa dalam beribadah, ada tiga aspek penting yang harus selalu diingat oleh umat Kristen, yakni memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan, berdoa kepada Tuhan, dan berpuasa.

Dalam hal memberikan sedekah kepada sesama, Anto menyampaikan bahwa Tuhan Yesus meminta umat Kristen untuk tidak memamer-mamerkannya kepada orang lain seperti yang dilakukan oleh orang munafik. Orang yang memamerkan sedekahnya kepada orang lain, Anto menganalogikannya sebagai orang yang meniupkan terompet, dimana maksudnya agar semua orang tau kalau kita sudah memberikan sedekah.

"Jangan ketika kita memberikan sedekah, lalu meniup terompet supaya semua orang tau kalau kita sudah memberikan yang namanya sedekah," ujar Anto.

Ia menyebut, terdapat salah satu ayat dalam Alkitab yang menyatakan bahwa, jika berbuat sedekah janganlah diketahui oleh tangan kiri mu tentang apa yang diperbuat oleh tangan kanan mu dan hendaklah sedekah itu dilakukan dengan bersembunyi. Pada ayat tersebut, bahwa dalam berbuat sedekah, manusia tidak perlu mengetahui karena perbuatan baik tersebut akan dibalas oleh Allah Bapa yang bertahta di kerjaan Surga.

Lebih lanjut, Anto mengatakan dalam memberikan yang namanya sedekah, hendaklah dilakukan secara tulus dari hati dan tidak dipamer-pamerkan kepada orang lain. Sedekah yang dilakukan secara bersembunyi, berarti bermakna positif, yakni apa yang kita lakukan itu adalah murni dalam bagian kita hidup untuk memuliakan nama Tuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....