Pentingnya Disiplin dalam Aspek Rohani

  • 22 Jun 2026 07:59 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kemalasan dinilai menjadi salah satu tantangan serius yang dapat memengaruhi kehidupan orang percaya, baik dalam aspek rohani maupun kehidupan sehari-hari. Sikap enggan menjalankan tanggung jawab dan kebiasaan menunda pekerjaan tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga dapat menghambat pertumbuhan iman seseorang.

Dosen Sekolah Tinggi Teologi (STT) Grace International Sanggau, Kristian Moses, menjelaskan bahwa kemalasan merupakan sikap yang bertentangan dengan prinsip kehidupan Kristen. Menurutnya, iman Kristen mengajarkan ketekunan, tanggung jawab, dan kesetiaan dalam menjalankan setiap tugas yang dipercayakan Tuhan.

"Kemalasan dapat membuat orang percaya mengabaikan doa, firman Tuhan, dan persekutuan sehingga pertumbuhan imannya menjadi lemah," ungkap Kristian Moses dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Sabtu 20 Juni 2026.

Ia Menjelaskan, selain menghambat pertumbuhan rohani, kemalasan juga dapat menyebabkan seseorang menyia-nyiakan talenta dan kesempatan yang telah diberikan Tuhan. Banyak orang memiliki kemampuan dan potensi yang baik, tetapi tidak berkembang karena kurangnya kemauan untuk bertindak dan berusaha secara maksimal dalam menjalankan tanggung jawabnya.

"Kemalasan dapat membuat talenta yang diberikan Tuhan tidak berkembang dan berbagai kesempatan berharga terlewatkan," ujanya.

Kristian mengatakan, bahwa kemalasan juga dinilai dapat memengaruhi kualitas kesaksian hidup seorang Kristen di tengah keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat. Sikap tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan tugas sehari-hari berpotensi menimbulkan penilaian negatif serta mengurangi kepercayaan orang lain terhadap integritas seseorang.

"Disiplin diri, tujuan hidup yang jelas, dan kehidupan rohani yang terpelihara menjadi kunci untuk melawan kemalasan," katanya.

Kristian berharap setiap orang percaya menyadari bahwa kerja keras, ketekunan, dan tanggung jawab merupakan bagian dari panggilan hidup Kristen. Dengan menghindari kemalasan dan mengembangkan sikap rajin dalam bekerja maupun melayani, orang percaya dapat menjadi berkat bagi sesama, mengembangkan talenta yang dimiliki, serta memuliakan Tuhan melalui kehidupan yang dijalani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....