Sinergi Pemerintah dan Guru Dorong Pendidikan Digital Merata
- 19 Feb 2026 14:11 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Digitalisasi pendidikan membawa perubahan signifikan dalam metode belajar mengajar. Perubahan tersebut menuntut kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Dosen IAIN Pontianak, Alvira Pranata, menilai transformasi pendidikan tidak hanya soal perangkat teknologi. Kebijakan yang tepat menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan guru.
“Teknologi hanyalah alat, sedangkan keberhasilan pembelajaran tetap bergantung pada kompetensi guru. Guru harus mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi pembelajaran yang tepat,” ujar Alvira dalam Obrolan Indonesia Cerdas RRI Entikong, Rabu 18 Februari 2026.
Alvira mengatakan pemerintah memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi tersebut. Baginya penyediaan infrastruktur dan pelatihan harus berjalan beriringan.
“Pemerataan akses internet dan pelatihan kompetensi digital menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa dukungan kebijakan yang kuat, kesenjangan pendidikan akan semakin lebar,” katanya.
Ia ungkapkan bahwa tantangan lebih besar dirasakan guru di daerah 3T. Keterbatasan jaringan dan perangkat menjadi hambatan dalam optimalisasi pembelajaran digital.
“Guru di daerah 3T tetap berupaya berinovasi meski dengan keterbatasan. Metode blended learning dapat menjadi solusi sementara sesuai kondisi daerah,” ucapnya.
Ia berharap kebijakan pendidikan terus dievaluasi secara berkala agar mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....