Sekolah dan Orang Tua Bersatu Tangkal Dampak Media Sosial

  • 10 Jun 2026 14:59 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sinergi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam menangkal dampak negatif media sosial terhadap anak dan remaja. Upaya tersebut terus didorong agar penggunaan media sosial dapat diarahkan secara positif serta tidak mengganggu tumbuh kembang, pendidikan, maupun kesehatan mental anak.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sanggau, Titin Sumarni mengatakan, pengawasan media sosial tidak bisa dibebankan kepada sekolah atau keluarga, melainkan membutuhkan kerja sama guru dan orang tua. Ia menyampaikan bahwa perlindungan anak dilakukan melalui kolaborasi pihak, terhadap bahaya media sosial.

“Sekolah dan orang tua harus berjalan seiring dalam mengawasi aktivitas anak di media sosial. Anak perlu mendapatkan pendampingan agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan terhindar dari berbagai risiko digital,” ungkap Titin Sumarni dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Rabu 10 Juni 2026.

Ia menjelaskan, berbagai dampak negatif media sosial seperti perundungan siber, paparan konten tidak layak, hingga penyalahgunaan informasi pribadi dapat memengaruhi perkembangan anak apabila tidak diawasi dengan baik. Karena itu, edukasi literasi digital perlu diberikan sejak dini baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Orang tua perlu meluangkan waktu untuk berdialog dengan anak mengenai aktivitas mereka di dunia maya. Sementara sekolah dapat memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital agar anak memiliki kemampuan menyaring informasi yang diterima,” ujarnya.

Titin menilai komunikasi yang intens antara wali murid dan pihak sekolah akan memudahkan deteksi dini terhadap perubahan perilaku anak yang mungkin dipicu oleh penggunaan media sosial secara berlebihan. Dengan langkah tersebut, berbagai potensi masalah dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

Menurutnya, keberhasilan perlindungan anak di era digital sangat bergantung pada komitmen seluruh elemen masyarakat. Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau berharap sekolah, keluarga, dan lingkungan terus memperkuat kolaborasi guna menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....