Prinsip Pecinta Alam, Jaga Alam Sepenuh Hati

  • 09 Feb 2026 11:13 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sebagai pecinta alam, terdapat pedoman utama yang menjadi prinsip bersama dalam setiap aktivitas di alam bebas. Jangan ambil apa pun selain gambar, jangan tinggalkan apa pun selain jejak, jangan bunuh apa pun selain waktu.

Prinsip tersebut menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dalam setiap aktivitas di alam bebas. Selain itu, diperlukan kesiapan fisik seperti stamina dan tenaga ekstra saat pendakian tanpa merusak lingkungan sekitar.

“Pecinta alam itu ruang lingkupnya luas, misalnya dalam pendakian, kita bisa mengenal dan mensyukuri ciptaan Tuhan,” ujar Igun APC, Pecinta Alam Kalbar, dalam Obrolan Green Radio RRI Entikong, Sabtu 7 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pendakian yang dilakukan bersama teman juga menjadi proses pembelajaran. Mulai dari persiapan hingga perjalanan, pengalaman tersebut memiliki makna yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Maknanya, menurut saya, kita jadi tahu diri kita ini siapa, dan sejauh mana kemampuan kita,” ujarnya.

Selain kegiatan pendakian, kata Igun, komunitas pecinta alam juga aktif dalam program pelestarian lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan clean up atau bersih-bersih di alam terbuka.

Namun saat ini, fokus kegiatan pelestarian lebih diarahkan ke sungai-sungai di wilayah Pontianak. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi sungai yang semakin tercemar akibat sampah.

“Sekarang sungai-sungai di Pontianak banyak tercemar. Karena itu kami bersosialisasi dengan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai,” jelasnya.

Igun menyampaikan program tersebut telah berjalan dan memiliki beberapa wilayah percontohan, seperti Sungai Jawi dan Parit Tokaya. Keanggotaan komunitas pun bersifat dinamis, dengan sebagian anggota lama vakum karena kesibukan dan tanggung jawab keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....