Kasus Kekerasan Perempuan Anak Kalbar Terus Meningkat

  • 09 Feb 2026 11:02 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Tren kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Barat menunjukkan peningkatan dan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Kondisi ini menuntut adanya langkah pencegahan yang lebih kuat serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Dewasa ini pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak terus disuarakan melalui berbagai kegiatan edukasi dan dialog publik. Upaya ini bertujuan untuk menekan angka kekerasan serta mendorong masyarakat agar lebih peka terhadap potensi kasus di lingkungan sekitar.

Anggota Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Rusiati, mengatakan bahwa tren kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Barat mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Menurutnya, kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara lebih masif dan berkelanjutan.

“Tren kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Barat terus meningkat. Ini menjadi perhatian serius dan membutuhkan peran aktif semua pihak untuk mencegahnya,” kata Rusiati dalam Obrolan Pengarusutamaan Gender RRI Entikong, Senin 9 Februari 2026.

Ia mengakui, meningkatnya kasus tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya pengawasan di lingkungan keluarga, hingga masih adanya anggapan bahwa kekerasan merupakan urusan pribadi.

“Masih banyak kasus yang tidak dilaporkan. Korban sering kali takut atau tidak tahu harus mengadu ke mana, sehingga kekerasan terus berulang,” ujarnya.

Rusiati menjelaskan, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Sinergi ini dinilai penting agar setiap kasus dapat ditangani secara cepat dan tuntas.

Selain itu, kata dia, masyarakat diimbau untuk lebih peduli dan berani melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan di lingkungan sekitar. Dukungan terhadap korban juga dinilai sangat penting agar mereka berani mencari perlindungan dan keadilan.

“Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, kita bisa menekan angka kekerasan dan menciptakan lingkungan yang aman,” terang Rusiati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....