Qanaah dan Syukur Kunci Rumah Tangga Tenang Hidup
- 21 Jan 2026 13:20 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong: Menempuh kehidupan rumah tangga yang tenang dan harmonis menjadi harapan setiap pasangan. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan landasan sikap dan nilai yang kuat agar keluarga mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan bijak dan penuh ketenangan.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kapuas, Kementerian Agama Kabupaten Sanggau Uswatun Khasanah, menyampaikan bahwa ada dua kunci utama dalam membangun rumah tangga yang damai. Kedua kunci tersebut adalah qanaah dan rasa syukur, yang harus ditanamkan sejak awal pernikahan dan dijaga sepanjang kehidupan berkeluarga.
“Qanaah merupakan sikap menerima dengan lapang dada segala rezeki dan kondisi kehidupan yang telah Allah SWT tetapkan. Dengan qanaah, pasangan suami istri tidak mudah mengeluh, tidak membandingkan diri dengan orang lain, sehingga hati menjadi lebih tenang,” ungkap Uswatun Khasanah dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Rabu (21/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa qanaah tidak berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tetap berikhtiar sambil menjaga hati agar tidak dikuasai rasa iri dan ketidakpuasan. Sikap ini sangat penting agar konflik rumah tangga tidak dipicu oleh persoalan ekonomi atau gaya hidup.Lebih lanjut, Uswatun menegaskan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan rumah tangga.
“Rasa syukur membuat pasangan mampu melihat kebaikan sekecil apa pun yang ada dalam keluarganya. Dengan bersyukur, suasana rumah menjadi lebih hangat dan penuh kebahagiaan,” katanya.
Menurut Uswatun, jika qanaah dan rasa syukur diamalkan secara konsisten, rumah tangga akan menjadi tempat yang menenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Nilai-nilai tersebut juga diharapkan mampu membentuk keluarga yang kuat, harmonis, dan diridhai oleh Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....