PMKRI Ruteng Bangun Posko, Desak Pemerintah Salurkan Bantuan ke Pelosok
- 17 Agt 2026 11:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santo Agustinus telah mendirikan posko koordinasi untuk mendukung penanganan bencana sekaligus mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Melalui posko tersebut, PMKRI Cabang Ruteng siap berkolaborasi dengan pemerintah, instansi terkait, dan relawan kemanusiaan dalam membantu proses distribusi bantuan, terutama ke wilayah yang sulit dijangkau.
Ketua PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, juga mendesak pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menyalurkan bantuan logistik prioritas kepada warga terdampak bencana, khususnya masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dengan akses terbatas.
Desakan tersebut disampaikan Margareta berdasarkan hasil advokasi, pemetaan lapangan, dan verifikasi faktual yang dilakukan kader PMKRI di sejumlah lokasi terdampak bencana.
Ia menilai masyarakat di wilayah pelosok membutuhkan penanganan tanggap darurat yang cepat, terukur, dan tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
"Masyarakat di beberapa pelosok daerah bencana saat ini sangat membutuhkan bantuan dasar yang sifatnya mendesak. Dari hasil advokasi dan pendataan langsung kami di lapangan, warga secara spesifik memohon kepastian pasokan obat-obatan, bahan pangan pokok seperti beras, mi instan, dan telur, serta ketersediaan air minum bersih," ujar Margareta Kartika.
Menurut Margareta, keterbatasan air bersih dan obat-obatan berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan baru bagi masyarakat yang masih bertahan di lokasi terdampak maupun berada di tempat pengungsian.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia, apabila kebutuhan sanitasi, air bersih, dan layanan kesehatan tidak segera terpenuhi.
Selain kebutuhan medis dan air bersih, ketersediaan bahan pangan pokok juga menjadi kebutuhan mendesak. Gangguan aktivitas ekonomi akibat bencana membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
"Kami mendesak pemerintah agar proses pendistribusian logistik tidak hanya berfokus pada titik-titik posko utama atau kawasan yang mudah dijangkau kendaraan. Jalur distribusi harus dipastikan mampu menembus wilayah terisolasi di pelosok desa agar seluruh korban mendapatkan hak bantuan secara merata tanpa ada yang terabaikan," ungkapnya.
PMKRI Cabang Ruteng berharap keberadaan posko koordinasi dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi antara relawan, pemerintah, serta instansi terkait dalam penanganan bencana.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi logistik hingga menjangkau warga di wilayah yang sulit diakses, sehingga bantuan dapat diterima secara langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....