Warga di Langke Rembong Dirikan Posko Mandiri, Antisipasi Gempa Susulan

  • 21 Agt 2026 04:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Warga di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, mendirikan posko pengungsian mandiri di halaman rumah untuk mengantisipasi dampak gempa susulan yang masih terjadi pascagempa magnitudo 7,7 pada Sabtu lalu, 15 Agustus 2026.

BMKG mencatat hingga Kamis 20 Agutus 2026, pukul 18.00 WITA, tercatat sebanyak 3.860 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 gempa tercatat memiliki magnitudo di atas 5.

Pantauan RRI, sejumlah warga mulai mendirikan posko darurat secara mandiri di halaman rumah, salah satunya di wilayah Pau Kaba, Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong. Warga memilih bertahan dan tidur di halaman rumah karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Kepada RRI, seorang warga, Revin Jeharum, mengatakan gempa susulan yang terjadi pada Kamis terasa cukup kuat sehingga warga memilih meningkatkan kewaspadaan dengan mendirikan posko di depan rumah.

"Hari ini gempa susulan lumayan besar. Jadi kami takut dan lebih baik bangun posko saja di depan rumah. Kita waspada saja," ujarnya.

Sementara itu, gempa susulan juga dilaporkan berdampak pada kondisi warga di sejumlah lokasi pengungsian. Seorang bayi yang baru lahir dari seorang ibu muda bernama Celina Ocin, di Posko Pengungsian Barangkolong, Kecamatan Reok, meninggal dunia pada Kamis dini hari.

Korban lainnya yakni Serfolus Barus, pria berusia 60 tahun, warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong. Ia mengalami syok berat setelah gempa susulan bermagnitudo 5,9 mengguncang wilayah Manggarai pada Kamis pagi.

Serfolus sempat dilarikan ke RSUD Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.50 WITA.

Kondisi tersebut membuat warga tetap memilih berada di luar rumah dan mendirikan posko mandiri sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....