Korban 13 Tahun Diduga Diperkosa Tiga Pria di Labuan Bajo, Masih Alami Trauma
- 16 Jul 2026 07:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Korban dugaan kekerasan seksual (13) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami trauma setelah ditemukan. Meski tidak mengalami luka fisik, korban disebut masih sering terkejut dan lebih banyak beristirahat.
Nenek korban, MM (70), mengatakan cucunya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan. Namun, kondisi psikologis korban belum sepenuhnya pulih.
“Kalau luka tidak ada, tapi dia trauma. Dia sering kaget sendiri, badannya seperti bergoyang. Sekarang dia lebih banyak tidur, tetapi masih mau makan,” katanya, Rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, korban belum banyak menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya sejak pulang ke rumah. Hingga kini, korban juga belum mengalami keluhan fisik lain seperti demam.
Keluarga berencana membawa korban menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk berkonsultasi dengan psikolog, setelah ayah korban tiba di Labuan Bajo.
“Kami tunggu bapaknya datang malam ini. Setelah itu baru dibawa periksa lagi, mungkin ke psikolog supaya diperiksa kondisinya,” ujarnya.
Selain itu, MM juga menceritakan, sebelum peristiwa itu terjadi, korban diketahui pergi bersama seorang teman perempuan yang telah dikenalnya sejak bersekolah di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membeli paket data atau pulsa.
Sejak hari pertama menghilang, telepon korban tidak lagi dapat dihubungi. Keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Manggarai Barat.
“Sejak hari pertama sudah tidak bisa dihubungi. Kami cari terus beberapa hari, lalu lapor polisi,” katanya.
Diketahui berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum dugaan korban mengalami kekerasan seksual tersebut, korban diduga dicekoki minuman keras tradisional jenis sopi oleh para pelaku. Tidak hanya itu, korban juga diduga sempat disekap selama dua malam di lokasi kejadian.
Sementara itu, Polres Manggarai Barat telah mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan persetubuhan terhadap korban. Ketiga terduga pelaku saat ini menjalani proses penyidikan di Satreskrim Polres Manggarai Barat.
Kasus tersebut masih terus dikembangkan, guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....