Dua Tewas, Puluhan Luka dalam Kecelakaan Bis Kayu di Ndoso Manggarai Barat
- 08 Jul 2026 19:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan roda enam jenis Colt bak penumpang atau “bis kayu” terjadi di Kampung Pateng, Desa Pateng, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa 7 Juli 2026 sekitar pukul 11.20 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, mengatakan kendaraan bernomor polisi EB 8843 GC itu mengangkut rombongan tim sepak bola asal Desa Golo Ru’a yang hendak mengikuti turnamen di Desa Waning.
“Estimasi penumpang mencapai 47 orang. Sebagian berada di dalam bak kendaraan dan sebagian lainnya duduk di atas atap sehingga kondisi kendaraan menjadi sangat berisiko,” kata AKP I Made Supartha, Rabu 8 Juli 2026.
Menurutnya, kecelakaan terjadi saat kendaraan yang dikemudikan Albertus Nandito (28) melintasi jalan menurun dengan tikungan tajam di Kampung Pateng. Muatan yang melebihi kapasitas diduga menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terguling ke sisi kiri jalan.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Kuwus yang dipimpin Kapolsek IPTU Arsilinus Lentar segera menuju lokasi kejadian dan bersama masyarakat mengevakuasi seluruh korban.
“Prioritas kami adalah menyelamatkan para korban dan membawa mereka ke Puskesmas Waning untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah berkoordinasi dengan pihak puskesmas, korban yang mengalami luka berat segera dirujuk ke RSUD Komodo di Labuan Bajo,” ujarnya.
Meski telah mendapat penanganan medis, dua korban yakni Daniel Dakul (30) dan Hilarius Endro Amat (14) meninggal dunia.
Berdasarkan data Satlantas Polres Manggarai Barat, dari total 47 penumpang, sebanyak 37 orang menjalani perawatan di Puskesmas Waning, delapan orang dirawat di RSUD Komodo, dan dua orang meninggal dunia.
AKP I Made Supartha mengatakan penggunaan kendaraan angkutan barang yang dimodifikasi menjadi “bis kayu” untuk mengangkut penumpang bertentangan dengan ketentuan keselamatan lalu lintas.
“Kendaraan tersebut diperuntukkan mengangkut barang, bukan penumpang. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi menggunakan bis kayu untuk mengangkut orang karena sangat membahayakan keselamatan,” ungkapnya.
Saat ini, pengemudi kendaraan telah diamankan guna dimintai keterangan. Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Selain itu, Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan kendaraan mengangkut penumpang melebihi kapasitas, terlebih di jalur perbukitan yang memiliki banyak tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan. Jangan mempertaruhkan nyawa dengan mengabaikan kapasitas kendaraan maupun aturan lalu lintas,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....