Polisi dan Warga Bersihkan Puing Gempa di Desa Keliwumbu, Ende

  • 02 Sep 2026 16:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Personel Polsek Maurole bersama anggota Pospol Airud Ropa membersihkan puing rumah warga terdampak gempa di Desa Keliwumbu, Ende, Rabu 2 September 2026 pagi. Gotong royong dimulai pukul 08.00 Wita dan menyasar dua rumah warga yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa cukup parah.

Aksi tersebut dipimpin Kapolsek Maurole Iptu Syaiban dengan melibatkan puluhan personel kepolisian bersama warga setempat secara langsung di lapangan. Pembersihan dipusatkan di rumah Maksimus Seto, Dusun Siatenda, dan rumah Maksimus Heronimus Kami, Dusun Mbotu Ropa, Desa Keliwumbu.

Rumah Maksimus Heronimus Kami menjadi perhatian karena istrinya, Margareta Sare, kini tinggal seorang diri di lokasi tersebut pasca-bencana. Suaminya, yang sedang merantau di Malaysia, membuat Margareta harus menghadapi kondisi rumah rusak tanpa pendamping keluarga di rumah.

Kapolsek Maurole Iptu Syaiban mengatakan pembersihan dilakukan untuk mengurangi beban warga dan mempercepat pemulihan lingkungan setelah gempa terjadi. Menurutnya, kehadiran personel di tengah warga menjadi bagian dari upaya kepolisian membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana bersama.

Ia menilai pembersihan material bangunan penting agar lingkungan permukiman lebih aman dan warga dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Polsek Maurole juga menggandeng anggota Pospol Airud Ropa untuk memperkuat penanganan di lapangan bersama masyarakat terdampak secara langsung.

Margareta Sare mengaku terbantu setelah polisi dan warga membersihkan reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa di Keliwumbu Ropa. Ia menyampaikan terima kasih kepada Polsek Maurole dan Pospol Airud Ropa atas bantuan yang diberikan pada hari tersebut.

Menurut Margareta, pembersihan puing membuat halaman rumahnya kembali lebih tertata setelah sebelumnya dipenuhi material bangunan berserakan akibat gempa. Bantuan itu dinilai penting karena kondisi rumah rusak membuat pekerjaan membersihkan reruntuhan sulit dilakukan seorang diri oleh warga.

Kapolsek memastikan personelnya akan terus berkoordinasi dengan warga untuk menangani kebutuhan lingkungan yang masih terdampak gempa di Keliwumbu. Kerja bersama itu diharapkan mempercepat penataan permukiman sekaligus mengurangi risiko material bangunan mengganggu aktivitas warga di sekitar rumah.

Kegiatan pembersihan berlangsung hingga pukul 11.10 Wita setelah seluruh material yang menghambat akses rumah berhasil dipindahkan ke tempat aman. Selama kegiatan, situasi di dua lokasi berlangsung aman dan kondusif tanpa laporan gangguan maupun kendala berarti di lapangan.

Gotong royong tersebut menjadi bagian dari penanganan pascagempa di Maurole yang masih membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. Polisi, warga, dan unsur terkait diharapkan terus menjaga koordinasi agar pemulihan permukiman berjalan cepat, aman, dan terarah bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....